Nunggak Pajak 3 Tahun, Parkir RSU Disegel

Diterbitkan  Rabu, 11 / 04 / 2018 22:11 - Berita Ini Sudah :  180 Dilihat

 

PAMULANG-Parkiran di Rumah Sakit Umum (RSU) Kota Tangsel disegel Satpol PP, kemarin. Selama tiga tahun lebih, pengelola parkir tersebut yakni, PT Jembar Bangkit Perkasa tak bayar pajak.

Puluhan personel Satpol PP itu memasang garis kuning di tiga gardu tiket parkir dengan bertuliskan ‘Dilarang Masuk’. Satpol PP mengetahui pengelola parkir mengemplang pajak dari menejemen RSU.

Kepala Bidang Penegakan Perundang-undangan Satpol PP Kota Tangsel, Oki Rudianto menegaskan, penyegelan ini didasari atas peraturan Daerah (Perda) Nomor 9 tahun 2012 tentang perparkiran. “Atas tindakan ilegal ini, pengelola parkir melanggar pasal 8 ayat 2. Jika setelah kami segel hari ini pengelola masih beroperasi, maka akan kami tingkatkan ke sanksi Pidana,” kata Oki.

Disebutkan dia, pasal 8 ayat 2 menegaskan bahwa setiap orang atau badan, dilarang menyelangegarakan perparkiran dan atau mengatur perparkiran tanpa izin walikota atau pejabat yang berwenang.

Selanjutnya kata Oki, pengelola parkir terlebih dahulu harus memenuhi segal izin perparkiran ke Dinas Perhubungan Kota Tangsel untuk bisa beroperasi. “Kami persilahkan kalau semua izin sudah dilengkapi, terbuka juga bagi swasta lainnya,” jelasnya.

Meski telah tiga tahun beroperasi, Satpol PP baru mengetahui adanya operasional perparkiran oleh PT Jembar Bangkit Perkasa ini tak memiliki izin. “Kami baru tahu, setelah pihak RSU menyurati kami, dan saat kami cek, benar perusahaan ini tak bisa menunjukkan izin resminya. Maka kami segel,” bebernya.

Anggota Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Muksin Alfachri menjelaskan, laporan terkait tidak adanya izin ini langsung dari menejemen RSU Kota Tangsel, dan ada juga dari masyarakat yang melaporkan besarnya biaya parkir yang dipungut oleh pengelola parker tersebut. “Laporan pada Maret kemarin,”katanya.

Sementara, salah satu petugas parkir, Dita mengatakan, mesin parkir sudah rusak selama enam bulan, namun pihaknya masih melakukan pungutan parkir. “Kalau di RSU per jamnya untuk motor Rp 3 ribu, dan per jam berikutnya Rp 1000, kalau seharian Rp 5 ribu, kalau mobil sebesar Rp 10 ribu untuk seharian dan pengelolaan parkir ini mirik perorangan bukan perusahaan besar,”singkatnya. (irm)

 

Komentar Anda

comments


Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!