Pemkot Buang Sampah ke Bogor

Diterbitkan  Rabu, 11 / 04 / 2018 19:07 - Berita Ini Sudah :  187 Dilihat

SERPONG-Pemkot Tangsel sedang menjajaki kerjasama dengan Provinsi Jawa Barat melalui Kabupaten Bogor soal penanganan sampah. Pemkot berharap Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Nambo milik Pemkab Bogor bisa menjadi solusi mengatasi sampah.

Kerjasama ini sudah lama dikomunikasikan melalui Pemkab Bogor dan dalam waktu dekat ini Pemkot Tangsel akan membicarakan pemantapan lagi di Bandung, Jawa Barat untuk memastikan program kerjasama ini dapat terealisasi.

“Sebentar lagi kami akan datang ke Bandung untuk membahas ini. Semoga tahun 2018 ini dapat terealisasi kerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Bogor mengatasi persoalan sampah di Tangsel,” kata Benyamin Davnie, wakil walikota Tangsel.

Pria akrab siapa Bang Ben ini menerangkan, kondisi TPA Cipeucang di Serpong saat ini sudah over kapasitas, sehingga di beberapa tahun ke depan, tak bisa menampung sampah lagi. “Belum ada niatan dan dipastikan tidak ditutup sambil dibuang ke Bogor kita juga pergunakan mesin termasuk proses ulat yang bisa memakan sampah. Ini diantara cara-cara atasi sampah di Tangsel agar tidak jadi persoalan berkepanjangan,” terangnya.

Metode yang akan dibuat join dengan Pemkab Bogor seperti apa, akan dibahas di Bandung nanti apakah per ton sampah dalam satu hari atau bagaimana. Yang jelas akan ada nominal biaya selama membuang sampah ke Bogor. Di Bogor ini dipastikan tidak akan menganggu masyarakat sekitar, karena lokasi TPA Nambo jauh dari permukiman dan berada di tebing sehingga aman.

Seminimanya per hari 150 ton sampah bisa dikirim ke Kabupaten Bogor, dari 800 ton sampah yang di hasilkan di Tangsel. “Ada beberapa hal mengapa mencoba kerjasama dengan Kabupaten Bogor memang aksesnya mudah ditempuh, infrastruktur jalan mendukung dan hal-hal lain tentunya,” beber Benyamin.

Ia pun menjelaskan, kerjasama ini berbeda investor asing asal Australia. Tapi pada dasarnya semua kerjasama itu orientasinya membahas sampah. Persoalan sampah bukan di Tangsel semata, tapi banyak daerah.

Sebelumnya Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangsel, Yepi Suherman menerangkan, salah satu upaya mengatasi persoalan sampah yakni, melalui kerjasama dengan investor asing. Baru-baru ini perusahaan asal Australia tertarik mengolah sampah plastik menjadi solar.

“Investor Australia itu melirik Kota Tangsel, karena kami sedang gencar-gencarnya sedang mencari solusi untuk memecahkan persoalan sampah yang ada,” bebernya.(din)

Komentar Anda

comments


Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!