Pejabat dan Pegawai Pemkot Tangsel Diimbau Ikut Donor Darah

Diterbitkan  Kamis, 12 / 04 / 2018 22:39 - Berita Ini Sudah :  203 Dilihat

SERPONG-Stok darah di Kota Tangsel biasanya menipis di saat puasa dan Hari Raya Idul Fitri. Setiap tahun, Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Tangsel membutuhkan stok darah sebanyak 18 ribu kantong.

Staff Pelayanan Pelestarian Donor Darah Sukarela (P2D2S) PMI Kota Tangsel, M Fajar mengatakan, bahwa tiap bulannya memang sudah terdapat 20 kegiatan donor darah. “Per bulan itu ada 20 kegiatan donor darah, dengan target sekitar 2.000 pendonor. Dan, dua bulan ini kebutuhan darah tiap bulannya yakni 1.500 kantong darah terpenuhi. Tetapi, akan ada dimana periode krisis darah yaitu pasca lebaran,” ujarnya.

Fajar juga berharap, dengan adanya terobosan yang dikeluarkan oleh Walikota Tangsel bahwa setiap SKPD di lingkungan Pemkot harus diwajibkan donor darah segera dilakukan.

“Harapan kami dari PMI Tangsel, agar rencana dari ibu Walikota tentang donor darah pada masing-masing dinas dapat direalisasikan. Karena, untuk mencegah periode krisis darah pasca lebaran,” terangnya.

Airin Rachmi Diany yang juga menjabat sebagai Ketua PMI Kota Tangsel dengan tegas akan mendorong setiap event di Pemkot Tangsel dibarengi donor darah. “Kita tidak boleh menyerah, terlepas dari apapaun. Kita sudah melakukan kerjasama dengan forum forum pendonor darah, kita cari titik simpul. Apalagi menjelang Ramadan dan pasca Ramadan, stok darah akan semakin sulit. Maka dari itu, bisa kita coba selepas solat tarawih melakukan donor darah,” ujarnya, kemarin.

Lanjutnya, setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Tangsel akan diwajibkan melakukan donor darah. “Pastinya tiap OPD akan kami wajibkan melakukan donor darah. Saya sudah meminta untuk melakukan terobosan, yaitu setiap ada event Tangsel diadakan donor darah,” pungkasnya. (dra)

 

 

Komentar Anda

comments


Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!