Cabut Laporan ke Polres


Sukarya dan Aktivis Ganespa Berdamai

Diterbitkan  Kamis, 12 / 04 / 2018 22:49 - Berita Ini Sudah :  229 Dilihat

CIPUTAT-Aktivis Organisasi Kepemudaan (OKP) Gugus Alam Nalar Ekosistem Pemuda Pemudi (Ganespa) akhirnya meminta maaf kepada Anggota DPRD Kota Tangsel, H Sukarya atas kasus pencemaran nama baik di media sosial (medsos). Kedua pihak sepakat berdamai di Sekretariat Badan Musyawarah (Banmus) Betawi, Ciputat, kemarin.

Keputusan islah tersebut dicapai berkat adanya mediasi yang dilakukan oleh pengurus DPD Bamus Betawi yang diketuai  oleh Toto Sudarto dengan mempertemukan pihak pelapor H Sukarya dengan OKP Ganespa yang diwakili oleh Nurhafiz Kholis, Dodi Harianto, dan Bayu Agus Purnomo.

“Saya atas nama pribadi dan organisasi mohon maaf atas semua kekhilafan, kesalahan. Mudah-mudahan dengan pertemuan ini Pak Sukarya bisa membukakan pintu maaf sebagai hubungan abang dan adik demi kemajuan Kota Tangsel,” ucap Nurhafiz Kholis.

Selain permintaan maaf tersebut, pihak OKP Ganespa pun berharap ke depannya jika anggota Komisi IV DPRD Tangsel tersebut mau memberi masukan dan menjadi dewan pembina organisasi lingkungan hidup tersebut. “Setelah kejadian ini kita tutup rapat urusan perselisihan ini. Kami meminta Pak Sukarya sebagai dewan pembina di OKP Ganespa,” tutur pria akrab disapa Fidon ini.

Sedangkan, H Sukarya dengan bijak menerima permohonan maaf dan mencabut laporan yang pernah dibuatnya di Mapolres Tangsel. “Saya akan mencabut laporan di Polres juga, jadikan ini pembelajaran bersama,” terang Sukarya.

Selain itu, dirinya pun mempersilahkan OKP Ganespa melanjutkan perjuangan lingkungan hidup, kontrol terhadap pemerintah, namun berbasis kepada kinerja bukan dengan menyerang personal individu. ”Kita butuh yang muda-muda dalam pembangunan Kota Tangsel. Ini cukup sekali silahkan lanjutkan, perjuangan dengan idealisme tetap harus hormati yang tua, tahu sejarah,” pesan mantan lurah Sawah Baru, Kecamatan Ciputat ini.

Sukarya mengaku tidak anti kritik. “Saya selalu terima kritikan apapun itu, asalkan selalu ada solusinya. Bukanya justru malah memberikan kata-kata kasar yang sangat tidak mencermikan pemuda cerdas. Jadi ini menjadi pelajaran bagi semuanya, bahwa mengkritik itu boleh, tetapi harus dengan tataran yang benar, bukan dengan kata-kata kasar apa lagi sampai pada ujaran kebencian,” ungkapnya

Sementara, Ketua DPD Bamus Betawi, Toto Sudarto, menjelaskan, pihaknya ingin menyelesaikan masalah dengan cara kekeluargaan. “Saya harap ini bisa clear, mulai dengan lembaran baru, ada titik temu, dan yang muda bisa menahan diri dan tetap istiqomah,”singkatnya.

Diketaui H Sukarya melapor ke Mapolres Tangsel akibat dugaan pencemaran nama baik yang dilakukan aktivis Ganespa di media sosial. Sukarya dibully dengan makian di Facebook usai menemui anggota Ganespa yang menggelar aksi protes Tol Serpong-Cinere di Balaikota.(irm/dra)

 

Komentar Anda

comments


Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!