Berpotensi Manipulasi Berkas


Daftar Nikah Bisa Lewat Online

Diterbitkan  Senin, 16 / 04 / 2018 23:24 - Berita Ini Sudah :  167 Dilihat

SERPONG-Ini kabar gembira buat masyarakat Kota Tangsel, khususnya mereka yang sedang melajang alias belum kawin. Rencananya bakal diberlakukan pendaftaran nikah secara online. Jadi para jomblo tak perlu repot-repot lagi datang ke Kantor Urusan Agama (KUA).

Gebrakan daftar nikah via online itu dilakukan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Tangsel untuk mempermudah pelayanan kepada masyarakat. “Melihat kondisi masyarakat Tangsel yang super sibuk, tentu perlu diikuti dari berbagai aspek, salah satunya pelayanan pendaftaran nikah di KUA. Untuk mempermudah, praktis dan hemat waktu cukup dilakukan dimana saja dan langsung dikirim via online,” kata Abdul Rojak, kepala Kantor Kemenag Kota Tangsel.

Gagasan ini sejalan dengan banyaknya keluhan masyarakat yang mengurus pendaftaran menikah selama ini. Mereka harus beberapa kali mendatangi kantor KUA, karena ada saja dokumen yang kurang sehingga harus mondar-mandir.

“Konsepnya merespon persoalan yang ada di lapangan selama ini dialami. Maka kami perlu mencarikan solusi untuk mempermudah. Banyak dari mereka datang ke KUA bisa bolak balik dua hingga tiga kali akibat dokumen yang tidak lengkap, sementara mereka juga memiliki kesibukan yang tidak kalah penting. Jelas ini menjadi kendala bagi mereka,” sambung Rojak.

Tentu kebijakan ini perlu dikaji mendalam baik jaringan websitenya, perawatan ke depan, mekanisme, dasar hukum, dan sosialisasi kepada masyarakat. Jika semua sudah matang, digodog oleh berbagai pihak terkait, maka akan dirumuskan dan diterapkan.

“Perlu kajian matang sebelum dicetuskan. Segera kami bahas nanti apa saja yang perlu dilakukan dan dipersiapkan supaya program pendaftran nikah via online dapat terwujud,” tambah Rojak.

Kendati via online, bagi para calon wajib menyertakan berkas yang saat nanti datang ke KUA sebagai arsip. Sehingga diharapkan tak ada lagi dokumen yang tercecer karena tertinggal atau terselip. Cara seperti ini dinilai lebih mudah, pihak calon pengantin atau keluarga lebih banyak waktu menyiapkan berkas-berkas persayatan pernikahan.

“Tetap dokumen lengkap syarat pendaftaran nanti diserahkan. Jadi yang online hanya cara daftarnya saja menghindari berkas yang tidak terbawa,” katanya.

Per bulan sedikitnya ada 600 pendaftaran pernikahan yang tersebar di seluruh KUA di enam titik se-Tangsel di antaranya, KUA Pamulang, KUA Ciputat, KUA Serpong Utara, KUA Serpong, KUA Ciputat Timur, dan KUA Pondok Aren. Jika dibanding dengan bulan yang sama di tahun lalu, tahun ini mengalami peningkatan sekitar 15 persen.

Penghulu KUA Pamulang, Syarif Hidayat menyampaikan, berdasarkan catatan per bulan, ada sekitar 130-an peristiwa pernikahan yang dicatat pihaknya. Dibanding dengan tahun lalu, pada bulan yang sama sedikit mengalami lonjakan sebesar 5 persen. I

Ia pun mendukung dan menanti penerapan daftar nikah online. “Pada prinsipnya setuju, namun pemeriksaaan fisik perlu dilakukan untuk memastikan kebenaran data dan menghindari terjadinya kesalahan pencatatan dan lain sebagainya,” kata alumni Fakultas Syariah dan Hukum Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta ini. (din)

 

Komentar Anda

comments


Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!