LSM Geram Kembali Lakukan Fogging

Diterbitkan  Senin, 16 / 04 / 2018 21:45 - Berita Ini Sudah :  148 Dilihat

SETU-Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gerakan Reformasi Masyarakat (Geram) Banten Korwil Tangsel kembali menggiatkan fogging di RW 01 RT 04 Bakti Jaya, Setu, Jumat (13/4). Kegiatan ini yang kedua setelah sebulan lalu.

Pembina LSM Geram Banten Korwil Tangsel, Soleh menyampaikan, fogging dilakukan untuk mengantisipasi titik-titik yang rawan atau berpotensi bersarang nyamuk dengue menimbulkan demam berdarah dengue (DBD).

“Kami bersama-sama anggota kembali lakukan fogging agar titik-titik yang belum terjamah saat kegiatan pertama dapat diselesaikan. Ini bentuk kepedulian kami terhadap lingkungan agar masyarakat terbebas dari DBD,” kata Soleh.

Disebutkannya, menjaga lebih baik dari pada mengobati. Itulah semboyan para medis yang perlu menjadi rujukan bagi siapapun. LSM Geram menekankan sebelum ada korban perlu diantisipasi terlebih dahulu, di samping memang cuaca saat ini tidak menentu.

“Inginnya warga yang ada di lingkungan kami sehat dan selamat. Kita tahu bersama kesehatan itu mahal harganya untuk itu mari rawat bersama kebersihan di lingkungan rumah kita masing-masing,” harapnya.

Dalam fogging itu sekaligus masyarakat diajak merapikan barang-barang kosong berpotensi menjadi sarang nyamuk. Selain itu, menguras genangan air atau penyebaran abate agar jentik nyamuk mati. Pola-pola seperti itu diakui Soleh diperoleh seiring dengan kerjasama pihak Puskemas Bakti Jaya.

“Sedikit akhirnya tahu bagaimana cara lakukan prefensif selain fogging adalah menguras, menutup dan mengubur. Jika ada botol-botol kosong yang tidak terpakai sebaiknya dibereskan saja,” tambahnya.

Mungkin ada pertanyaan, mengapa LSM Geram kerap lakukan kegiatan fogging di lingkungan.  Lanjutnya, karena organisasinya ini bergerak di masyarakat, utamanya kesehatan, kesejahteraan atau kebutuhan-kebutuhan lain yang diperlukan oleh masyarakat atau persolan dirasakan masyarakat,” tukasnya.

Hadirnya organisasi tingkat kota dan provinsi ini tentu akan digunakan sebaik-baiknya guna berpartisipasi membangun lingkungan masyarakat dan pemerintah daerah. Kontribusi apa yang perlu dilakukan, tentu banyak hal utamanya memberikan masukan kepada pemerintah baik tingkat RT atau RW, kelurahan dan kecamatan atau tingkat dinas.

“Suara masyarakat akan didengar oleh pemangku kepentingan asalkan dilakukan komunikatif. Apa yang menjadi keluhan dan kebutuhan pasti ada solusi, maka perlu disampaikan kepada pemerintah. Ini kami coba menjebatani,” imbuhnya.

Ketua Tim LSM Geram Banten Korwil Tangsel Agus Suhendar menyampaikan, tak akan pernah bosan membantu masyarakat untuk berbuat kebaikan. Dia berharap kegiatan positif ini dapat memberikan manfaat serta mendorong banyak organisasi lebih dekat lagi kepada masyarakat.

“Mari bangun lingkungan bersama. Jika semua organisasi memiliki program dan dijalankan masyarakat akan merasakan langsung,” tuturnya didampingi Humas LSM Geram Warhada Widodo serta Syafrudin Malik.

Acara tersebut terselenggara atas kerjasama LSM Geram dengan tokoh masyarakat Hj Zhulfa Sungki Setiawati.(din)

 

 

 

 

 

 

Komentar Anda

comments


Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!