Maling Laptop Tewas Ditembak

Diterbitkan  Minggu, 29 / 04 / 2018 22:51 - Berita Ini Sudah :  199 Dilihat

PONDOK AREN-Setelah sempat kejar-kejaran, polisi akhirnya menembak mati pelaku pencuri laptop di SDN Parigi 04, Jalan Pendidikan II, Kelurahan Parigi, Kecamatan Pondok Aren, Sabtu (298/4). Sedangkan, satu pelaku lagi berhasil melarikan diri.

Aksi pencurian tersebut terjadi pada Pukul 03.00 WIB. Kedua maling tersebut kepergok warga saat berada di depan pagar sekolah. Warga yang curiga akhirnya melapor ke polisi.

“Warga melihat gerak-gerik mencurigakan dari kedua pelaku yang menggunakan tas ransel di depan gerbang sekolah,” ujar AKBP Ferdy Irawan, Kapolres Tangsel.

Kedua pelaku yang terpergok aksinya tersebut kemudian hendak melarikan diri berboncengan menggunakan sepeda motor. Warga sempat mengejarnya bersama  anggota Tim Vipers Polsek Pondok Aren yang sedang melakukan patroli.

“Anggota yang sedang patroli langsung mengejar pelaku, setelah mendapat laporan warga,” ungkap Ferdy.

Dalam aksi kejar-kejaran yang berjarak kurang dari saru kilometer dari sekolah tersebut, polisi kemudian berhasil menabrak motor pelaku hingga terjatuh. Tindakan tegas terukur pun dilakukan, karena pelaku mencoba mengeluarkan senjata kepada petugas.

“Satu pelaku kita tembak, karena berusaha melawan petugas dengan mengeluarkan senjata api (senpi) Airsoft Gun. Satu pelaku lagi kabur melarikan diri, masih dalam pengejaran,” ungkapnya.

Pelaku tak beridentitas itu pun tewas terkena tembakan di bagian dadanya. Jenazah pelaku langsung dibawa ke RSU Kota Tangsel. Sejumlah barang bukti juga telah diamankan oleh pihak kepolisian.

“Kami menyita dua laptop hasil curian di dalam tas ransel dan senpi aktif, motor matic tanpa plat nomor, gembok yang telah rusak serta sebuah linggis,” papar Kapolres.

Kini Polres Tangsel masih melakukan pengembangan kasus pencurian laptop sekolah yang digunakan untuk Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK).

Kasat Reskrim Polres Tangsel, AKP Ahmad Alexander Yurikho mengatakan, pelaku merupakan spesialis pencuri laptop yang biasa beroperasi di sekolah-sekolah. “Pelaku berjumlah dua orang, satu berhasil kabur, sementara satu kami lumpuhkan,” katanya. (irm)

 

 

Komentar Anda

comments


Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!