Cerita Buruh Dapat Kaki dan Tangan Palsu Robotic


Putus Asa Karena Kaki Diamputasi, Usman Kembali Bekerja

Diterbitkan  Selasa, 01 / 05 / 2018 20:57 - Berita Ini Sudah :  405 Dilihat

Peringatan May Day di Serpong, kemarin, teramat istimewa bagi Usman Alfian (35). Dia mendapatkan kado terindah berupa pemberian kaki palsu buatan Ottobock dari perusahaan tempatnya bekerja dan BPJS Ketenagakerjaan.

PEMBERIAN TANGAN DAN KAKI PALSU: Direktur Umum BPJS Ketenagakerjaan Naufal Mahfudz (kiri) bersama Direktur Pelayanan BPJS Ketenagakerjaan Krishna Syarif (kanan) memakaikan kaki palsu kepada pekerja saat diselenggarakan peringatan Hari Buruh Sedunia di BSD, Selasa (1/5) Dalam kegiatan ini BPJS Ketenagakerjaan bersama dengan BTN dan PT ISS juga melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) Pembangunan 1.000 rumah bagi karyawan PT ISS se-Indonesia.

IRMA PERMATA-Serpong

Usman terlihat terharu. Buruh yang sebelumnya bekerja di PT Propan ini tak menduga jika akhirnya dia bisa menatap hari-hari esok lebih semangat lagi. Usman masih ingat betul kejadian na’as yang menimpanya pada 9 Juni 2017 silam.

Dengan mengendarai sepeda motor, Usman berangkat dari rumahnya ke tempatnya bekerja di sebuah perusahaan cat ternama, PT Propan. Namun di perjalanan, sepeda motor Usman ditabrak sebuah truk.

Akibat kejadian ini, kaki kanannya terpaksa diamputasi. “Rasanya sudah putus asa, saya enggak tahu harus melanjutkan hidup seperti apa. Pasti enggak akan bisa bekerja dan enggak akan ada perusahaan yang menerima pekerja cacat seperti saya,” ucap Usman Alfian, ketika menerima kaki palsu tersebut.

Sampai kemudian tempatnya bekerja, melakukan klaim ke perusahaan asuransi tenaga kerja BPJS atas musibah yang dia alami. Dia pun tak lantas diberhentikan dari tempatnya bekerja lantaran cacat fisik permanen yang dialami.

“Waktu itu hanya bingung harus apa dan bagaimana, tapi perusahaan meyakinkan kalau saya tetap bisa bekerja. Mau diurusin untuk kaki palsu,” kata pria yang bertugas di bagian kalibrasi pabrik tersebut.

Kini bapak dua anak ini bisa bernafas lega, dan kembali kerja dengan normal di pabrik yang telah menghidupi keluarganya selama beberapa tahun ini.

“Alhamdulillah saya bersukur saya senang luar biasa. Akhirnya saya bisa kembali kerja, dan mencukupi kebutuhan keluarga,” katanya.

Ahmad Risaldi dari perusahaan pembuat kaki palsu Ottobock menerangkan, kaki palsu yang dibuatkan perusahaannya telah sesuai dan cocok digunakan Usman untuk bekerja.

“Berbeda sudah pasti, tapi untuk digunakan Pak Usman bekerja ini sudah sangat mendukung dan sesuai untuk kebutuhan Pak Usman,” katanya.

Selain Usman, di peringatan May Day yang dipusatkan di kawasan Ocean Park BSD, Serpong itu juga seorang buruh lainnya diberikan tangan palsu.

Direktur Pelayanan BPJS Ketenagakerjaan, Krisna Syarif menerangkan, pihaknya memberikan jaminan kepada para pekerja yang menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan.

“Dalam penyediaan tangan palsu dan kaki palsu ini BPJS Ketenagakerjaan bekerja sama dengan perusahaan Jerman yang memproduksi tangan dan kaki palsu yang dapat disinergikan dengan jaringan otot sehingga tangan dan kaki palsu dapat bergerak meski tidak sesempurna seperti tangan dan kaki manusia pada umumnya.”ungkapnya.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Tangsel, Purnama Wijaya mengatakan, bahwa tujuan peringatan hari buruh internasional ini di Tangsel adalah dalam rangka mempererat dan memperkuat hubungan industrial antara pekerja, pengusaha dan juga pemerintah.(*)

 

 

Komentar Anda

comments


Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!