Jadwal Bentrok dengan UAS


Atlet Popda Galau

Diterbitkan  Kamis, 03 / 05 / 2018 22:35 - Berita Ini Sudah :  209 Dilihat

PELEPASAN POPDA: Sejumlah pelajar yang mengikuti Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) IX mengikuti acara pelepasan yang disaksikan oleh Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany di Balaikota Tangerang Selatan, Maruga, Ciputat, Rabu (2/5). Sebanyak 231 Atlit pelajar mengikuti POPDA ke IX dengan 20 pelatih, 32 Asisten pelatih dengan mengikuti 17 cabang olahraga dari 19 cabang olahraga yang dipertandingkan.

SERPONG-Atlet Kota Tangsel di Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) IX 2018 sedang galau. Pasalnya, jadwal pelaksanaan event olahraga pelajar se-Banten itu berbarengan dengan Ujian Akhir Sekolah (UAS) tingkat SMA.

Diketahui, Kota Tangsel pada Popda yang diselenggarakan di Kabupaten Tangerang pada 3-11 Mei itu menerjunkan sebanyak 231 atlet pelajar yang akan bertanding di 17 cabang olahraga (cabor). Dari 231 atlet itu didominasi pelajar SMA kelas X dan XI.

“Bingung juga, di saat kami harus konsentrasi ke Popda, kami juga harus siap menghadapi UAS. Kami sih berharap ada keringanan dari sekolah,” ungkap salah satu atlet.

Anggota DPRD Kota Tangsel, M Toha pun mempertanyakan kenapa jadwal Popda bisa bentrok dengan UAS. Selama ini, Toha kerap menerima aduan dari para orangtua siswa terkait hal tersebut.

“Popda dan UAS sangat penting bagi para atlet yang juga siswa ini. Selain ingin berprestasi di bidang akademik, mereka juga pastinya ingin punya prestasi di bidang olahraga. Banyak orangtua siswa yang putra-putrinya tampil di Popda mempertanyakan hal ini ke saya,” terangnya.

Di Kota Tangsel pada 7-10 Mei digelar UAS tingkat SMA. “Seperti anak saya yang bersekolah di SMAN 7 Kota Tangsel, mulai tanggal 7 Mei, dia harus ikut UAS,” beber anggota Fraksi PDI-Perjuangan ini.

Toha berharap ada kebijakan dari Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) serta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindik) Kota Tangsel terkait para pelajar yang bersiap mengikuti UAS tersebut, tapi sedang bertanding membela daerah di Popda.

Sementara, Koordinator Pelaksanaan Teknis Popda IX 2018, Djajuli Hasan mengatakan, sebelum menetapkan tanggal pelaksanaan Popda, pihaknya berkoordinasi dengan Dindik Banten. Bahkan meminta buku panduannya, agar tidak ada kesalahan atau bentrok dengan jadwal UAS.

“Mereka (sekolah) tinggal memberikan tembusan ke Dindik. Jadi, tidak bisa diprediksi oleh kami. Tapi yang jelas, panitia sudah berkoordinasi dengan seluruh perwakilan Dispora di daerah, pelatih dan tidak ada masalah. Panitia sudah sesuai kalender pendidikan,” tegasnya.

Djajuli menerangkan, mereka yang UAS, tapi sedang bertanding di Popda, diberikan dispensasi dengan mengikuti UAS susulan.(cmb)

 

Komentar Anda

comments


Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!