Pantau ASN Kampanyekan Caleg

Diterbitkan  Minggu, 06 / 05 / 2018 23:18 - Berita Ini Sudah :  189 Dilihat

CIPUTAT-Para Aparatur Sipil Negara (ASN) diperbolehkan mendamping istri atau suaminya yang maju sebagai calon legislatif (caleg) saat kampanye di Pemilu 2019 mendatang. Kementrian Pendayaagunaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi  (PAN RB) telah mengeluarkan surat edaran yang mengatur hal itu.

Dalam surat edaran dengan Nomor B/36/M.SM.00.00/2018 itu, ditegaskan memang ASN boleh mendampingi istri atau suaminya berkampanye, asalkan tidak aktif dalam kegiatan kampanye tersebut.

Surat edaran tersebut, tentu akan membuat kalangan semakin meragukan akan netralitas ASN, jika para ASN tetap hadir atau mendampingi istri atau suaminya yang maju sebagai caleg dalam kegiatan kampanye.

Ketua Panwaslu Kota Tangsel, Aas Satibi mengatakan, memang benar terkait adanya surat edaran Kemenpan-RB itu. Namun pihaknya tetap menegaskan tentang netralitas ANS.

Lebih lanjut Aas mengatakan, Panwaslu Kota Tangsel, tetap mengingatkan agar bagi ASN yang mendampingi istri atau suaminya berkampanye, maka jauh lebih baik lagi mengajukan cuti.

“Kita tidak tahu nantinya justru ada indikasi pelanggaran, karena sulit rasanya memastikan bahwa ASN itu akan pasif dan tidak aktif ketika mendampingi istrinya atau suaminya berkampanye. Makanya kami tetap meminta agar lebih baik mereka itu cuti saja, agar tidak ada indikasi-indikasi pelanggaran di lapangan, dan tetap pada peraturan yang lebih tinggi yaitu ASN harus tetap netral dalam perhelatan Pemilu ini,” tegasnya.

Aas mengatakan, karena bentuk gestur atau ekspresi saja bisa menyampaikan pesan kampanye, jadi sulit rasanya memastikan para ASN itu akan pasif saat menemani istri atau suaminya berkampanye.

“Misalnya dalam pertemuan warga, saya sulit yakin, kalau ada seorang istri atau suami yang tidak mendukung pasangannya yang maju sebagai caleg, makanya kami tetap mengusulkan lebih baik cuti saja,” ungkapnya.

Anggota Panwaslu Kota Tangsel, Ahmad Jajuli mengatakan, surat edaran Kemenpan-RB itu akan membuat pihaknya lebih ekstra lagi dalam pengawasan. “Tentu pengawasan kami akan jauh lebih ditingkatkan lagi. Karena bisa saja ada ASN yang tidak cuti, dan ikut mendampingi kegiatan kampanye suami atau istrinya yang sebagai caleg. Maka pengawasan kami akan lebih ditingkatkan lagi, akan kami pantau betul, gerak-geriknya apakah terindikasi melanggar atau tidak,” ungkapnya.

Jajuli juga berharap Pemilu 2019 nanti untuk Kota Tangsel berlangsung dengan aman. “Tapi kami tentunya berharap, Pemilu nanti berlangsung dengan aman dan kondusif, dan ASN tetap menjaga netralitasnya,” pungkasnya. (dra)

 

Komentar Anda

comments


Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!