Jumlah Peminat Naik 8,9%


Ribuan Peserta Berebut Masuk UIN

Diterbitkan  Selasa, 08 / 05 / 2018 22:23 - Berita Ini Sudah :  296 Dilihat

UJIAN SBMPTN 2018: Sejumlah peserta Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) mengerjakan soal tes kemampuan potensi akademik di Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta, Ciputat, Selasa (8/5). Ujian SBMPTN 2018 diikuti oleh 74.927 peserta dari 860 ribu peserta secara Nasional untuk untuk memperebutkan 135 ribu kursi Perguruan Tinggi Negeri (PTN)

 CIPUTAT-Ramadia hanya bisa pasrah terkait keinginannya bisa kuliah di universitas negeri. Warga Condet, Jakarta Timur ini baru saja mengadu nasib dengan ribuan peserta lainnya mengikuti ujian di Universitas Islam Negeri (UIN) Syarief Hidayatullah Jakarta.

Sejak pagi buta, Ramadia sudah berangkat dari rumahnya menuju Kampus UIN Jakarta. Dia sempat terjebak macet, dan ini membuatnya panik.  “Panik, soalnya berangkat dari Condet pagi-pagi, tetap aja terjebak macet, dan hampir saja telat,”ungkapnya.

Tapi Ramadia berharap, meski sedikit telat, dia bisa lulus masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN). “Saya sudah belajar, mudah-mudahan bisa lolos,”singkatnya.

Ramadia merupakan satu dari 74 ribu peserta yang mengikuti ujian Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2018 di UIN Jakarta, kemarin. Pelaksanaan SBMPTN ini berlangsung sejak kemarin hingga besok.

Salah satu panitia SBMPTN PTN UIN Lokal 30 Jakarta, Feni Arifiani menerangkan, dari jumlah peserta yang mengikuti ujian pada Selasa (8/5), 29.175 orang merupakan peserta ujian Saintek (Sains dan Teknologi). Sementara 40.131 peserta ujian Soshum (Sosial dan Hukum) dan 5.621 peserta ujian campuran. Sementara, 14 lainnya merupakan peserta SBMPTN berkebutuhan khusus.

“Jumlah peserta SBMPTN sebanyak 8.9 persen meningkat dibandingkan tahun lalu. Artinya peminat lulusan SMA untuk masuk ke PTN Indonesia juga meningkat,” ujar lelaki yang juga menjabat sebagai Humas UIN Syarif Hidayatullah Jakarta ini.

Untuk UIN sendiri, menurutnya, ada sekitar 30 ribu peminat. Namun, hanya ada sekitar 1.000 orang saja. Jadi, tahun ini penyeleksian peserta dilakukan lebih ketat.

“UIN hanya menyediakan 1.069 kursi melalui jalur SBMPTN dengan total yang diterima 35 persen. Dengan jurusan favorit Manajemen, Psikologi dan Pendidikan kedokteran,” ujarnya.

Sementara, menurutnya, tidak ada kendala berarti dalam pelaksanaan SBMPTN 2018 ini. Hanya ada sebagian kecil peserta yang terlambat dan kemacetan yang mengular di sekitar kampus sehingga menghambat akses peserta masuk.

“Untuk pengujian di hari pertama, ada Tes Kemampuan Dasar Saintek kemudian Tes Kemampuan dan Potensi Akademik dan Tes Kemampuan Dasar Soshum,” singkatnya.(irm)

Komentar Anda

comments


Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!