Pemkot Jamin Inflasi Tetap Terkendali


Harga Sembako Naik, Konsumen Jangan Panik

Diterbitkan  Senin, 14 / 05 / 2018 22:37 - Berita Ini Sudah :  174 Dilihat

BINTARO-Masyarakat Kota Tangsel diimbau tak panik soal kenaikan harga saat Ramadan. Pemkot bakal rutin memantau harga kebutuhan pokok di pasar dan menjamin inflasi tetap terkendali.

“Kita sudah melakukan persiapan upaya agar inflasi bisa tetap terkendali. Misalnya melakukan sidak pasar dalam kurun waktu tertentu,” kata Benyamin Davnie, Wakil Walikota Tangsel dalam rapat rutin Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) di Bintaro, Kecamatan Pondok Aren, kemarin.

Menurutnya, dengan inspeksi mendadak (sidak) ke pasar-pasar yang akan dilakukan nanti, segala pergerakan perekonomian akan lebih mudah diawasi. Sehingga jika ada pelanggaran akan segera diketahui dan dilakukan penindakan.

“Itu menjadi program kami yang memang setiap tahun dilakukan. Selain itu kita juga melakukan banyak sekali koordinasi kepada seluruh pihak agar bisa ikut mengawasi pergerakan ekonomi yang ada,” ujar Benyamin.

Selain itu TPID Tangsel juga mengawasi ketersediaan barang pokok untuk bulan puasa mendatang. Misalnya, berbagai macam bahan pokok di Bulog dan persediaan keuangan di Bank Indonesia.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Tangsel, Maya Mardiana mengungkapkan, hingga saat ini ketersediaam pangan dijamin mampu memenuhi permintaan pasar.

“Saat ini kita bisa terus mengawasi pergerakan harga kebutuhan di pasar. Ada enam pasar yang kami awasi. Dan menunjukan harga yang masih aman. Dan masyarakat juga bisa ikut mengawasi melalui aplikasi pantau harga pasar, ” katanya.

Lanjut Maya, masyarakat tidak perlu khawatir akan kenaikan harga di bulan Ramadhan. Sebab, TPID sudah menyiapkan tim khusus untuk menjaga stabilitas harga bahan pangan.

Sementara, harga sejumlah komoditi bahan pangan di Tangsel sudah mulai naik. Kenaikan harga terjadi di seluruh pusat perbelanjaan, pasar-pasar tradisional dan modern.

Maya Mardiana mengakui adanya kenaikan harga komoditi bahan pangan. Pihaknya juga telah dan terus memantau terhadap 25 komoditi serta 35 varian. “Kenaikan harga sembako baik beras, minyak semua masih di bawah 2 persen,” katanya

Maya mencontohkan, seperti komoditi jenis beras premium saat ini harga eceran tertinggi yang beredar di pasaran mencapai Rp 11.350 per liter. Padahal pekan lalu rata-rata harga beras premium di Kota Tangsel di kisaran Rp 12.850 pe liter.

Dia menambahkan, Disperindag Kota Tangsel akan terus melakukan pemantauan terhadap harga-harga komoditi bahan pangan. Informasi itupun secara berkala akan disampaikan kepada TPID.

“Jadi kalau ada infomasi ada kenaikan harga komoditi bahan pangan di luar sistem bisa disampaikan kepada kami,” singkatnya. (irm)

 

 

Komentar Anda

comments


Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!