Puluhan Siswa Bina Prestasi Dilepas Kepala MTsN 1 Kabupaten Tangerang

Diterbitkan  Selasa, 15 / 05 / 2018 21:45 - Berita Ini Sudah :  260 Dilihat

RAJEG – Puluhan siswa bina potensi (bipon) MTs1 Kabupaten Tangerang dilepas secara resmi pihak sekolah. Dalam kesempatan itu mereka juga diberi ijazah (syahadah) hapalan (tahfidz) Alquran.

Pelepasan siswa-siswi bipon digelar di halaman sekolah MTsN 1 di Desa Tanjakan, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang, dengan judul besar Bipon Day  & Syahadah serta disisi  dengan berbagai acara yang berkaitan dengan skill siswa bipon.

“Mereka itu siswa-siswi kelas 9. Semuanya berjumlah sekitar 50 orang,” ungkap Kepala MTsN 1 Kabupaten Tangerang, Trisno Ferdiansyah, M.Pd., di sela-sela acara tersebut, pekan kemarin.

Kelas bipon adalah program unggulan MTsN1 yang berlokasi di Kecamatan Rajeg dan diikuti siswa-siswi yang sebelumnya sudah mengikuti seleksi khusus, terutama dari sisi intelegensi siswa.

“Satu kelas bipon itu rata-rata hanya diisi 25 orang saja, karena fasilitas kelasnya sangat terbatas. Kami memiliki kelas bipon dari mulai kelas 7 sampai 9,” ungkap Trisno menerangkan.

Trisno juga berharap siswa bipon yang sudah dilepas itu bisa meneruskan ke sekolah-sekolah terbaik yang ada di Kabupaten Tangerang, karena mereka siswa-siswa yang berpotensi.

Trisno juga berharap, ke depan di sekolahnya, khususnya untuk siswa kelas bipon, bisa dilaksanakan program boarding. “Mereka nanti tinggal diasrama agar belajar mereka lebih fokus lagi,” katanya.

Ketua Komite MTsN 1 Kabupaten Tangerang Dr Bachrudin mengatakan, selama berada di kelas bipon para siswa itu sudah mendapat pendidikan yang kuat seperti dididik disiplin tinggi.

Selain itu mereka juga terbiasa belajar mandiri, memiliki kesadaran dalam menjaga kebersihan diri,  lingkungan dan pertemanan, bertingkah laku yang baik, dan memiliki intelegensi di atas rata-rata.

“Pelepasan siswa kali ini mengangkat tema kesatuan dalam keberagaman. Saya berharap para siswa bisa menjaga kesatuan dalam keberagaman. Itu harus tertanam di hati mereka dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.

Pantauan di lokasi, pelepasan siswa bipon itu dikemas dengan drama kolosal yang menceritakan tentang siswa mohon doa restu kepada para guru karena akan menempuh ke sekolah lanjutan.

Selain itu juga diisi dengan pentas seni seperti pidato bahasa Arab, Inggris, dan Indonesia. Ada pula penampilan hapalan Alquran juzz 30, pementasa teater, solo vocal, baca puisi, dan tari. (bud)

Komentar Anda

comments


Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!