DPRD Kota Tangerang Kunjungi Dinkop UKM Tangsel

Diterbitkan  Kamis, 17 / 05 / 2018 21:53 - Berita Ini Sudah :  222 Dilihat

CIPUTAT– Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangerang melakukan kunjungan studi banding ke Dinas Koperasi dan UKM Kota Tangerang Selatan. Kedatangan mereka untuk melihat kebijakan yang sudah diterapkan selama ini dalam memberikan banyak kemudahan.

Wakil Ketua DPRD Kota Tengerang Hapipi mengutarakan tujuan kedatangannya bersama 12 orang yaitu ingin melihat kebijakan yang telah dilakukan Dinkop UKM Tangsel. Kebijakan diberikan kepada masyarakat cukup baik selama ini, khususnya banyak program kerja dan kebijakan kemudahan kepada pelaku UKM.

“Kami ingin melihat bagaimana kebijakan permodalan dengan sertifikat tanah, bagaimana alurnya, sehingga masyarakat yang kekurangan modal dapat terbantu dengan mudah,” katanya.

Dengan alasan inilah yang menjadikan pihaknya bersama rekan-rekan melakukan studi banding ke Dinkop UKM Tangsel dan mengali ilmu untuk diterapkan di Kota Tangerang. Di samping itu yang menarik lagi, Tangsel tengah merancang gedung inovasi yang akan dibangun setinggi 10 lantai. Hal ini menandakan keseriusan Pemkot Tangsel dalam mengembangkan ukm di wilayah agar melaju dengan pesat.

“Kami juga mendengar bahwa di Tangsel akan membangun gedung inovasi diperuntukan dalam pengembangan UKM. Berbagai macam produk bisa masuk ke dalam gedung untuk dioptimalkan dalam berbagai macam aspek, kemasan dan pangsa pasar,” tambah ia.

Kunjungan para anggota DPRD Kota Tangerang itu tiba sekitar pukul 10.30 hingga 13.00 WIB di lantai 2, Gedung 1 Balaikota Tangsel. Pertemuan langsung dengan Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinkop UKM Kota Tangsel Dahlia Nadeak.

Dahlia Nadeak menyambut baik kunjungan dari DPRD Kota Tangerang. Hal itu sebagai satu kehormatan bagi pihaknya, karena memang selama ini telah konsen dengan serius dalam mengembangkan keberadaan koperasi dan UKM yang ada sehingga berbagai kebijakan ditetapkan untuk mengembangkan mereka.

“Hadirnya koperasi dan UKM sebagai basis ekonomi masyarakat perlu kita dorong terus agar berkembang. Dampaknya sangat signifikan, banyak UKM bermunculan hingga jumlahnya cukup banyak pada akhirnya perputaran perekonomin menjadi stabil,” kata Dahlia.

Salah satu hal konkret yaitu kebijakan permodalan dengan kerjasama Badan Pertanahan Nasional (BPN) dalam sertifikasi tanah. Selain itu, kerjasama juga dengan Bank BJB sebagai penjamin pinjaman untuk permodalan dengan anggunan sertifikat tanah. Kerjasama ini cukup membantu bagi para UKM dalam menambah modal usaha.

“Memang kami telah lama kerjasama dalam membantu permodalan bagi UKM yang membutuhkan dalam pengembangan usaha melalui peminjaman ke bank. Sertifikat tanah bisa menjadi jaminan dengan estimasi dihitung dari hasil usaha dengan besaran pinjaman agar bisa seimbang dan upaya membayar dengan lancar,” ia memberikan penjelasan.

Dahlia mengungkapkan, para dewan asal Kota  Tangerang itu bakal kembali berkunjung untuk melihat kerajinan yang ada di Tangsel, para UKM dengan berbagai produksi serta kreasi dari mulai kuliner, fashion dan kerajinan tangan tersebar di semua wilayah.

“Direncanakan akan kembali berkunjung ke gerai UKM Tangsel. Banyak produk kita sudah beredar di pasar domestik hingga internasional. Ini membanggakan tentunya,” sebutnya. (din)

Komentar Anda

comments


Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!