KNPI Minta OKP Kawal Raperda Kepemudaan

Diterbitkan  Kamis, 17 / 05 / 2018 21:55 - Berita Ini Sudah :  188 Dilihat

SERPONG– Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Penyelenggaraan Kepemudaan masih dalam proses pembahasan oleh Panitia Khusus (Pansus). Dikabarkan dalam waktu dekat ini, Raperda tersebut akan masuk tahap finalisasi.
Menanggapi adanya informasi bahwa Pemerintah Kota Tangsel bersama dengan DPRD Kota Tangsel membahas dan membuat Raperda tentang kepemudaan, Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Banten langsung merespon positif.
Dikatakan Ketua KNPI Banten Rano Alfath, bahwa langkah dilakukan oleh Pemerintah Kota Tangsel tersebut sangat bagus dikarenakan Tangsel sangat butuh Raperda ini.
“Kota Tangsel setahu saya pernah dapat predikat sebagai Kota Layak Pemuda, sehingga langkah mengusulkan Raperda Kepemudaan ini sudah sangat bagus menurut saya, sehingga nantinya segala macam bentuk kegiatan dan program kepemudaan di Kota Tangsel sudah ada payung hukumnya,” paparnya.
Dia juga mengatakan, bahwa para Organisasi Kepemudaan (OKP) juga harus benar-benar aktif menyambut adanya Raperda tersebut. Bahkan jika mrngharapkan OKP Kota Tangsel juga memberikan masukan terhadap Pansus DPRD.
“Karena ini regulasi untuk pemuda, makanya kami minta OKP juga aktif memberikan masukan. Agar nantinya setelah disahkan klausul yang ada dalam Raperda itu benar-benar menguntungkan bagi kemajuan pemuda di Kota Tangsel,” ungkapnya.
Mengenai lebih dalam tentang Raperda tersebut, Rano mengatakan dalam Raperda Kepemudaan harus ada klausul yang mengatur bahwa pemerintah harus menyiapkan dana beberapa persen untuk kegiatan kepemudaan secara menyeluruh.
“Misalnya 3 persen dari APBD itu harus disalurkan kepada kegiatan kepemudaan. Jadi harus ada pasal yang mengatur soal bantuan anggaran kepada kepemudaan di Kota Tangsel dalam Raperda ini,” ujarnya.
Dia juga mengatakan, lebih menarik lagi dalam Raperda ini ialah bahwa urusan kepemudaan nanti tidak lagi menjadi tanggung jawab satu dinas yaitu Dinas Pemuda dan Olahraga saja, tetapi akan menjadi tanggungjawab lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
“Artinya urusan kepemudaan ini tidak hanya tanggungjawab satu OPD saja, tetapi sudah harus menjadi tanggungjawab lintas OPD. Ini nantinya yang akan membuat semakin banyak program yang diciptakan oleh pemuda,” ujarnya.
Anggota Pansus Raperda Kepemudaan Drajat Sumarsono, mengatakan saat ini masih dalam tahap pembahasan. “Beberapa hari lagi kita akan masuk dalam tahapan finalisasi, sehingga sekarang ini masih dibahas semuanya,” tuturnya singkat. (dra)

Komentar Anda

comments


Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!