IPEMI-BKMT Gelar Kajian Ramadan

Diterbitkan  Minggu, 27 / 05 / 2018 21:03 - Berita Ini Sudah :  159 Dilihat

PAMULANG– Ikatan Pengusaha Muslimahah Indonesia (IPEMI) Kota Tangerang Selatan kerjasama Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kota Tangsel menggelar kajian Ramadan. Dengan nebgusung tema “Peranan Perempuan Muslimah Dalam Meningkatkan Jiwa Enterpreneur”, kajian Ramadan digelar di Masjid Al Mujahidin Jalan Siliwangi Pamulang, Sabtu (26/5).

Ketua IPEMI Kota Tangsel Dewi Umronih Yusuf sekaligus Ketua Panitia kegiatan menyatakan, IPEMI arahnya lebih fokus pada pembinaan pemberdayaan jiwa perempuan. Jiwa perempuan perlu dimanajemen agar teratur dan langkahnya sesuai perencanaan, terlebih perempuan-perempuan musliman memiliki usaha di berbagai aspek, UKM dan bisnis lainnya dalam mengembangkan perekonomian keluarga dan masyarakat secara umum.

“Selain itu tujuan memberikan kesadaran kepada setiap pribadi bagaimana pentingnya keseimbangan antara dunia dan akhirat agar tercapai hidup bahagia dunia dan akhirat,” kata Dewi.

Kegiatan ini diharapkan dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari, sebab untuk meraih kesuksesan baik dunia atau akhirat dimulai dari kerja keras dan keyakinan. “Harus sungguh -sunguh  agar mampu mencapai keberhasilan,” tambahnya.

Hadir dalam kesempatan itu, motivator Nanang Kosim (Nakoi). Ia berpesan, bahwa untuk berbuat baik hanya punya satu alasan yakni tidak ada alasan. Oleh karenanya, jangan pernah beralasan mengapa tidak berbuat baik, karena perbuatan baik akan berdampak pada orang lain dan diri sendiri.

Pada acara itu  sedikitnya 400 anak yatim piyatu turut mendapatkan santunan. Acara dihadiri Asda Satu Rahmat Salam, Ketua IPEMI Banten, Ratu Romlah, Ketua GOW Tangsel  Hj Fathiyah, dan Ketua BKMT Tangsel Hj Tati Astariati. Acara juga dimeriahkan dengan pameran produk-produk UMKM.

IPEMI ditujukan melakukan penguatan para aspek ekonomi, sedangkan BKMT lebih pada kegiatan sosial dan kegiatan religi. Hal itu diungkapkan oleh Ketua BKMT Tangsel Hj Tati Astariati bahwa lembaga yang dipimpinnya bertujuan mencetak perempuan-perempuan Tangsel tangguh di berbagai aspek baik ekonomi, pengetahuan, agamanya, keterlibatan pada masyarakat social hingga membangun bangsa dan negara. Perempuan Tangsel harus memberi kontribusi dan berkiprah maju di tengah masyarakat.

“Kami ingin perempuan di Kota Tangsel yang bermotto ceras, modern dan religius benar-benar terimplementasi dalam keseharian serta menjadikan karakter diri. Ini perlu penguatan secara matang melalui kajian-kajian Islam seca berkala,” katanya.

Dunia yang terus berkembang memberikan porsi besar bagi perempuan untuk ikut andil berkiprah di ruang publik. Hal ini sejalan dengan kepercayaan masyarakat memberikan legitimasi bagi perempuan untuk terlibat berbagai aspek. Pemimpin berasal dari kalangan perempuan mulai tumbuh, ada juga di lembaga legislatif, pebisnis, lembaga pendidikan tinggi dan tenaga kesehatan.

“Meski berkontribusi secara aktif bukan berarti meninggalkan kodrat sebagai perempuan. Maka dari itu pentingnya penguatan agar tetap harmonis dalam keluarga, sehingga menghasilkan generasi yang berkualitas menjadi insan kamil,” imbuhnya. (din)

Komentar Anda

comments


Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!