Pamulang Bebas Jentik di 2018

Diterbitkan  Selasa, 29 / 05 / 2018 21:03 - Berita Ini Sudah :  205 Dilihat

PAMULANG-Kecamatan Pamulang menjadi pelopor dari kecamatan lain dalam program bebas jentik DBD di Kota Tangsel. Sejak digulirkan kali pertama di Kelurahan Benda Baru pada tahun lalu, kini di tujuh kelurahan lain ditarget bebas jentik.

Camat Pamulang, Deden Juardi menyampaikan, pihaknya menargetkan Oktober tahun ini seluruh kelurahan dengan jumlah sebanyak 156 RW seluruhnya bebas jentik. Saat ini baru mencapai 69 RW dan terus akan dilanjutkan di setiap kelurahan.

“Kami selaku camat terus mendukung dan mendorong seluruh kelurahan yang ada di wilayah Kecamatan Pamulang tahun ini lulus mendapatkan sertifikat bebas jentik. Maka dari itu sampai hari ini tim terus mendata dari satu RW ke RW yang lain kendati dalam keadaan puasa Ramadan,” katanya.

Pada Minggu (27/5) lalu, Dinas Kesehatan Kota Tangsel kembali membagikan sertifikat bebas jentik nyamuk di Kelurahan Kedaung. Sebelumnya di Kelurahan Bambu Apus dan ini akan menular ke kelurahan.

“Baru saja di Kelurahan Kedaung, 1 lulus satu dari tiga RW. Yang lulus yakni RW 05 memiliki tiga RT dengan total tujuh puluh lima rumah. Pada saat yang sama dilakukan sertifikasi juga di Kelurahan Pondok Cabe Udik satu RW lulus dari tiga RW. Satu yang lulus di RW 10,” kata Deden.

Lanjut Deden, berdasarkan laporan, dua RW yang belum lulus di Kelurahan Pondok Cabe Udik akan kembali dilakukan pengujian pada Sabtu (2/6) nanti. Adapun untuk di Kedaung dua RW yang belum lulus akan dilakukan ulang pada pertengahan Juli mendatang.

“Alhamdulillah baik aparat pemerintahannya juga masyarakatnya mendukung program ini. Tentu program ini untuk masyarakat agar hidup lebih bersih dan sehat terbebas dari DBD,” tambahnya.

Sebanyak 69 RW yang sudah lulus sertifikasi terdiri dari 24 RW telah tersertifikasi di Kelurahan Benda Baru. Kelurahan Bambu Apus ada 9 RW semuanya sudah tersertifikasi, Kedaung ada 18 RW terserifikasi dari total 20 RW.

Untuk Kelurahan Pondok Cabe Udik 10 RW telah tersertifikasi dari 14 RW. Kelurahan Pondok Benda tiga RW telah tersertifikasi dari 24 RW dan Kelurahan Pamulang Barat tiga sudah tersertifikasi dari 25 RW, dan Kelurahan Pamulang Timur satu sudah lulus dari 28 RW serta di Pondok Cabe Ilir 1 lulus dari 12 RW.

Selain itu, gedung SD di Benda Baru, 6  Gedung SD/MI di Bambu Apus, 1  Gedung Puskesmas di Bambu Apus, 1 gedung Kelurahan Bambu Apus, 1 gedung Posyandu RW 25 Pamulang Barat, 1 gedung Balai Warga RW 25 Pamulang Barat juga telah lulus jentik nyamuk.

Ketua Kelompok Kerja (Pokaja) DBD Kecamatan Pamulang, Subekti menyampaikan, tujuan dari program jumantik ini untuk menjadikan lingkungan bersih dan sehat. Pola hidup masyarakat pun demikian. terciptanya keguyuban  antar sesama warga demi menjaga agar lingkungan tetap asri bebas jentik.

“Jangan lupa periksa jentik seminggu sekali secara rutin berkelanjutan. Banyak manfaat dari program ini di antaranya bebas jentik, hidup lingkungan bersih dan sehat serta menekan DBD dampak positif lainnya, membangun kebersamaan dan gotong-royong,” katanya.

Ia mengaku kendati bulan puasa, dalam menjalankan tugas tetap tidak ada halangan. Baginya baik puasa dan menjalankan tugas bersama rekan-rekan yang lain menjadi satu kesatuan sama-sama beribadah. (din)

Komentar Anda

comments


Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!