Dua Wanita Diamankan Satpol PP


Panti Pijat Nekat Beroperasi Selama Puasa

Diterbitkan  Selasa, 29 / 05 / 2018 21:01 - Berita Ini Sudah :  715 Dilihat

PAMULANG-Sejumlah panti pijat di Kota Tangsel tetap nekat beroperasi selama bulan puasa. Kemarin, petugas Satpol PP merazia sejumlah panti pijat yang masih membandel itu. Dua wanita diamankan dari operasi tersebut.

Dari pantauan Tangsel Pos, sejumlah panti pijat di Kecamatan Pondok Aren, Ciputat, dan Pamulang masih tetap buka. Padahal surat edaran untuk tak beroperasi selama Ramadan sudah dilayangkan.

Di Pondok Aren, panti pijat di sepanjang Jalan Raya Pondok Kacang terlihat masih menerima tamu di siang hari. Bahkan pintu di salah satu panti pijat masih ada tulisan ‘Buka’, yakni di dekat perempatan Tajur.

Begitu juga panti pijat yang berada di kawasan warung remang-remang di Pondok Kacang, terlihat masih ramai dari aktivitas para pemijat. Sedangkan, di Ciputat, keberadaan panti pijat yang tak mengindahkan surat edaran Pemkot itu terdapat di Jalan Arya Putra.

Sementara, di Kecamatan Pamulang, panti pijat berkedok pengobatan alternatif itu yang masih menerima pelanggannya terletak di dekat Situ Sasak Tinggi. Petugas Satpol PP Kota Tangsel pun menggerebek sebuah kontrakan yang diduga menjadi tempat esek-esek tersebut.

Kepala Seksi Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat Satpol PP Kota Tangsel, Taufik Wahidin menjelaskan, razia satpol PP mengelilingi wilayah Pamulang, dan berhasil menemukan satu tempat panti pijat yang buka di daerah Situ Sasak Tinggi.

“Dari tujuh tempat panti pijat yang dirazia, ada satu panti pijat di Jalan Pajajaran masih buka, dan melayani pengunjungnya,” ungkapnya.

Dari razia tersebut, Satpol PP mengamankan dua wanita yang berprofesi sebagai pemijat, lalu dibawa ke Kantor Satpol PP. “Mereka kita amankan, dan dibawa ke kantor,”jelasnya.

Sementara, salah satu wanita yang diamankan, Mardiah mengungkapkan, dirinya tidak mengetahui adanya surat edaran larangan buka saat bulan puasa.”Aduh saya gak tahu kalau ada surat edaran tersebut, makanya kami masih buka,”katanya.

Mardiah mengatakan, dirinya terpaksa membuka panti pijat selama puasa ini, karena faktor ekonomi. “Kalau saya gak mij\at, nyari uang buat makan darimana,”singkatnya.

Sebelum Ramadan, Pemkot Tangsel telah mengeluarkan surat edaran terkait larangan beroperasinya tempat-tempat hiburan seperti, karaoke, spa, klub malam, dan panti pijat selama Ramadan. Surat edaran itu pun disebar ke sejumlah tempat hiburan tersebut. Namun, nyatanya masih ada pengelola yang membandel.(irm)

 

RAZIA.Satpol PP Tangsel Rajia panti pijat yang masih buka di bulan puasa dikawasan Pamulang, Kemarin.

 

Komentar Anda

comments


Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!