MWCNU Bahas Ancaman Radikalisme Untuk Generasi Muda di Tangsel

Diterbitkan  Rabu, 30 / 05 / 2018 21:09 - Berita Ini Sudah :  183 Dilihat

CIPUTAT-Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menggelar Focus Group Discussion (FGD) mengenai ancaman radikalisme untuk generasi muda, bertempat di Ciputat, Kemarin.
Pengurus MWC NU Ciputat, Alfian, menjelaskan,r radikalisme akhir-akhir ini sudah menjangkiti ke berbagai kalangan.Kalau dahulu pelaku bom bunuh diri dilakukan oleh kaum laki-laki. Hari ini mereka mulai melibatkan perempuan bahkan anak dibawah umur, hal inilah yang menjadi pokok diskusi NU Ciputat.
Bagaimana Nu harus melakukan gerakan Deradikalisasi pada generasi muda. Bukan pada tahapan penyelesaian tapi lebih pada pencegahan dini pada generasi muda.
“Akarnya yang kita jaga. Bukan pohonnya. Kalau akar generasi muda khususnya anak sekolah dan mahasiswa mampu kita jaga dengan masuknya ideologi radikal. Kami kira ini akan mampu membatasi ruang gerak para pelaku extremisme.”ungkapnya.
Persoalan teror tidak bisa dikaitkan dengan agama tertentu. “Untuk itu kami bersama ustad ustad yang ada di kecamatan ciputat. Membangun gerakan mencegah paham radikalisme lahir dan tumbuh subur di Tangsel Khususnya kecamatan ciputat.”jelasnya.
Ketua MWC NU Kecamatan Ciputat,H Asan Asari Oramahi, mengajak bersama untuk menjaga dan mengamankan generasi muda.”Kita ingin mengamankan generasi muda kita dari paham yang menyesatkan dan merusak serta mengajarkan mereka kekerasan,”singkatnya.(irm)
DISKUSI. MWCNu mengadakan diskusi mengenai ancaman radikalisme dikalangan generasi muda.

Komentar Anda

comments


Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!