Melihat Kinerja ATM Unik di Masjid Raya Bintaro untuk Mustahiq


Tampung Beras 200 Kg, Pemilik Kartu Didata dari Rumah ke Rumah

Diterbitkan  Rabu, 30 / 05 / 2018 22:20 - Berita Ini Sudah :  186 Dilihat

Terobosan yang dilakukan Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Raya Bintaro Jaya patut dicontoh. Biasanya mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) dipergunakan untuk bertransaksi atau mengambil uang. Namun ATM di masjid terletak di Jalan Maleo Raya, Bintaro Sektor 9, Kelurahan Pondok Pucung, Kecamatan Pondok Aren itu malah mengeluarkan beras. Unik bukan?

IDRAL MAHDI-Bintaro

Mesin ATM yang mengeluarkan beras ini bernama ELBO Smart Rice Dispenser buatan Institut Teknologi Bandung (ITB). ATM ini bisa menampung sekitar 200 kilogram beras. Yang berhak mengambil beras merupakan kaum mustahiq.

Koordinator Pelaksana Kegiatan Masjid Raya Bintaro Jaya, Usman Shofi mengatakan,  proses pengambilan beras cukup mudah yakni, dengan menempelkan kartu yang sudah diberikan berwarna putih ke mesin ATM.

“Rencana ini sudah lama, tapi baru dimulai semenjak bulan Ramadan tahun ini. Itu, untuk memberikan pelayanan kepada mustahiq yang berlokasi di ring 1 dari jarak 1 kilo meter dari masjid dan Ring 2 dari jarak 2 kilo meter dari masjid,” ujarnya.

Sejumlah warga sekitar sudah memiliki kartu untuk mengambil beras di ATM seperti, warga Kampung Utan, Pondok Pucung, Tegal Rotan, Kampung Sawah, dan Serua Poncol. Mereka merupakan warga yang tergolong di ring 1.

Sementara di ring 2 dengan jarak 2 kilometer dari masjid meliputi Jombang, Rawa Lele, Parigi, dan Pondok Jaya. Dan, untuk ring 3 meliputi Pondok Kacang Prima, Parigi Baru serta Kampung Gunung.

Proses mustahiq untuk mendapatkan kartu ATM Beras pun tak sembarangan. Karena, memerlukan pendataan secara detail yang melibatkan remaja masjid. Meski, belum sepenuhnya memegang kartu ATM Beras, tetapi saat ini sudah 100 lebih yang mendapatkan kartu ATM Beras.

“Mereka akan didata terlebih dahulu. Jika sudah didata, nantinya akan diberikan kartu sesuai dengan kebutuhannya. Misalkan, satu rumah ada 3 orang nantinya mereka mendapatkan 2 liter beras yang sudah diseting dalam bentuk kartu. Kalau satu rumah ada lebih dari 3 orang, ya bisa menambah jumlah liter berasnya. Maka dari itu, kami mendata secara detail,” papar Usman.

Untuk mendapatkan beras, para mustahiq diharapkan melaksanakan salat shubuh berjamaah dan juga mengikuti tausiah. “Saya harap ini tak hanya sampai bulan Ramadan saja. Tetapi, terus dilakukan dan juga bertambah ATM-nya. Mengambilnya pun dibuka dari jam 6 pagi hingga 7 pagi, agar mereka bisa mengikuti salat shubuh berjamaah dan mendengarkan tausiah atau kajian, kebutuhan jasmani dan rohani harus seimbang,” pungkasnya. (dra)

 

Komentar Anda

comments


Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!