Ayo, Nyoblos di TPS Kabupaten Tangerang

Diterbitkan  Minggu, 03 / 06 / 2018 22:02 - Berita Ini Sudah :  112 Dilihat

Masih banyak, tentu saja, pekerjaan rumah serta program-program pembangunan yang perlu kita lanjutkan di 2018-2023 ini. Dan kami beserta partai politik pengusung akan senantiasa selalu memperjuangkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Tangerang.
“Kami terus mengajak, mengimbau kepada masyarakat untuk hadir ke TPS (Tempat Pemungutan Suara, red) bersama-sama dalam rangka Pesta Demokrasi Kabupaten Tangerang.”
Penegasan itu langsung disampaikan H Ahmed Zaki Iskandar, jauh hari sebelumnya. Tepatnya ketika ia bersama pasangannya H Mad Romli melakukan gelar deklarasi sekaligus mendaftar sebagai pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Tangerang ke Komisi Pemilihan Umum (KPU).
Terlihat, Zaki sangat menghormati serta membanggakan sekali kendaraan berikut awak dari sebanyak 12 partai politik pendukungnya. Bahkan terhadap sanak dan anggota keluarganya pula. Tentu saja, kecintaan Ahmed Zaki terhadap Laskar Ungu tak perlu dipertanyakan lagi.
Perhitungan Zaki tepat. Kenyataannya, setelah melakukan pemeriksaan berkas serta segenap persyaratan, KPU Kabupaten Tangerang menyatakakan bahwa pasangan Zaki-Ombi sah dan resmi sebagai calon tunggal melawan kotak kosong.
Target pemilih di ajang Pilkada Kabupaten Tangerang ini pun digeber oleh KPU. Ketua KPU Kabupaten Tangerang Ahmad Jamaludin berharap, moment dari bagian Pilkada serentak 2018 ini dapat berjalan dengan lancar. Untuk mencapai target 80 persen, berbagai upaya telah dan tengah dilakukan oleh KPU. Di antaranya dengan sosialisasi ke tengah-tengah masyarakat.
Setelah melalui pemutakhiran data pemilih, dan menyimakkannya dengan data Pilkada Gubernur lalu, Jamaludin memperkirakan,DPT di atas kisaran 2,2 juta.
Bagaimanapun, persoalan Pilkada tak hanya sebatas pemilih dan kemenangan. Visi misi pun tak boleh hanya slogan. Masyarakat sungguh butuh mengerti, prestasi apa yang telah berhasil ditorehkan bupati yang kini dalam prosesnya tengah maju lagi sebagai calon Kepala Daerah Kabupaten Tangerang. Begitupun, apa yang pasti mampu diperbuatnya untuk lima tahun ke depan demi gemilang lanjutannya.
Profesor Sholeh Hidayat tak hanya kritis. Ia pun jago melontarkan motivatoir.“Pak Zaki dan Pak Romli ini menetapkan visi kedua yakni meningkatkan akses atau kesempatan belajar sekaligus meningkatkan mutu pelayanan pendidikan guna mewujudkan masyarakat yang cerdas,” ucapnya mengawali sontekan di bidang pendidikan dan kesejahteraan masyarakat.
Kabupaten Tangerang memiliki APBD yang cukup besar. Tertinggi di Provinsi Banten.“Tahun 2017 saya catat ada 4,7 triliun. Dan 2018 sebesar 5,2 triliun. Artinya dukungan dana luar biasa,” sambungnya. Bagaimana kebijakan yang diambil untuk meningkatkan IPM (Indeks Pembangunan Manusia, red)? Agar kontribusi pendidikan cukup tinggi? Baik kebijakan yang sudah diambil saat di dalam pemerintahan lalu maupun kebijakan yang akan dilakukan ke depan?
Zaki pun dengan sigap menjawab. “Memang masih banyak sekali yang harus kami perbaiki di sektor pendidikan. Pun pembagunan sekolah-sekolah baru. Apalagi populasi di Kabupaten Tangerang yang 3,5 juta jiwa didominasi oleh penduduk urban yang datang di Kabupaten Tangerang mencari kehidupan. Bukan saja pekerjaan, tetapi juga perumahan dan pemukiman yang mereka butuhkan. Biasanya mereka datang sudah berkeluarga. Tentu saja ini menjadi tanggungjawab kita semua di Pemda Kabupaten Tangerang.”Ia terlebih dahulu menyelam untuk memaparkan persoalan utamanya.
Di antara program lima tahun ke depan adalah menyempurnakan sekolah-sekolah serta membangun beberapa sekolah negeri tambahan, terutama di tingkat SMP.
Padasistem zonasi, banyak anak-anak yang tidak tertampung di SMP negeri.Akhirnya mereka masuk ke pondok pesantren atau non formal lainnya. Nah itu yang menjadi tujuan ke depan, “Bagaimana kami bisa menambah sekolah baru, dari SD maupun SMP. Agar Indeks Pembangunan Manusia kita juga bisa meningkat,” tandas Zaki.
Harapan anak-anak sekolah, tekadnya, pun tidak 12 tahun lagi, bahkan sampai tingkat universitas. “Kemampuan aset-aset kita pun akan ditujukan untuk membangun universitas-universitas. Bekerjasama dengan pemerintah pusat.”
Profesor Sholeh jauh lebih dalam menelisik. Sergahnya, “Mengadakan unit gedung baru itu baik. Tapi, apakah program intervensi yang akan dilakukan agar kekurangmampuan masyarakat untuk menyekolahkan anaknya tidak terjadi?”
“Salah satu yang paling kita kedepankan adalah sekolah gratis untuk SD dan SMP. Kita mencoba inisiasi gerakan masyarakat untuk membawa anaknya ke sekolah,” tegas Zaki Iskandar.
Kemudian yang kedua, penigkatan ekonomi masyarakat. Bukan saja program UMKM yang digulirkan melalui dinas koperasi, dinas sosialsaat ini, maupun melalui mitra Adhi Kerta Rahardja dan Benteng Mikro Indonesia. Tetapi ada pula plus dari pembangunan dan gerakan bedah kawasan yang kumuh dan miskin.
“Plus itu artinya ada perekonomian yang turutkita bedah untuk masyarakat, ini bisa meningkatkan taraf hidup masyarakat. Merekayang tadinya tidak punya penghasilan, menjadi memiliki penghasilan melalui program UMKM. Harapannya, mereka bisa lebih sejahtera,” beber Zaki. (HP/*)
12 PARPOL PENGUSUNG ZAKI-MAD ROMLI
1.Golkar
2. PDI Perjuangan
3. PPP
4.Demokrat
5. PAN
6.Gerindra
7.Nasdem
8.PKB
9.Hanura
10.PKS
11.PBB
12.PKPI
Tlong digrafis kasih logo partai masing-masing dan benderanya

Komentar Anda

comments


Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!