Wanita Perisai Dorong Kaum Perempuan Warnai Politik Tanah Air

Diterbitkan  Senin, 04 / 06 / 2018 21:58 - Berita Ini Sudah :  97 Dilihat

JAKARTA – Kaum perempuan harus mewarnai perpolitikan  Tanah Air.  Salah satunya menjadi kepala daerah atau anggota legislatif  melalui momentum Pilkada serentak dan Pemilu legislatif (Pileg).

Demikian diungkapkan Ketua Umum PP Wanita Perisai Megawaty, S.Psi., usai acara pelantikan PP Wanita Perisai dan peresmian Rumah Kebangsaan HOS Tjokroaminoto, di Jalan Taman Amir Hamzah No 2 Pegangsaan, Jakarta Pusat, baru-baru ini.

“Pada tahun-tahun politik seperti saat ini, saya berharap kursi legislatif bisa diduduki para perempuan. Demikian dengan kursi kepala daerah dapat diduduki juga  para pemimpin perempuan,” katanya.

Dijelaskannya, kuota 30 persen bagi perempuan dalam Pileg jangan dinilai hanya sebagai prasyarat dan seremonial belaka, akan tetapi sebagai peluang bagi kaum perempuan dalam menunjukkan eksistensi dan kapasitasnya di wilayah politik.

Mega berpendapat, jika perempuan itu ingin maju memimpin memang sudah seharusnya organisasi perempuan, seperti Wanita Perisai dan organisasi perempuan lainnya dapat mengapresiasi dan mendorong para calon pemimpin perempuan tersebut.

“Diskursus mengenai perempuan dan politik memang selalu menarik. Banyak yang bertanya mengapa harus ada keterwakilan perempuan 30 persen di parleman. Ini upaya untuk akselerasi yang lebih cepat pada lembaga pengambilan keputusan agar seimbang antara perempuan dan laki-laki, “ paparnya.

Alumni Psikologi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta ini, menyinggung  Wanita Perisai sebagai organisasi sayap Syarikat Islam tentu saja harus mampu menghidupan sprit dagang.

Hal itu untuk menghalau pedagang-pedagang asing yang menancapkan pengaruhnya di Nusantara, baik dalam sektor ekonomi maupun politik. Karena, keluarga besar Syarikat Islam harus merevitalisasi kembali spirit tersebut menjadi visi dan misi organisasi.

Ketua Umum Syarikat Islam Dr Hamdan Zoelva  usai meresmikan Rumah Kebangsaan HOS Tjokroaminoto dan melantik organisasi sayap Syarikat Islam seperti Wanita Perisai 2018-2012, mengatakan  PP Wanita Perisai  adalah pertahanan ideologi Syarikat Islam.

Dia juga menyinggung Rumah Kebangsaan H.O.S Tjokroaminkto untuk mengembalikan khittah perjuangan Syarikat Islam yang telah lama tenggelam, sedangkan sayap-sayap Syarikat Islam bisa turut mengemban misi perjuangan Syarikat Islam dalam kehidupan keumatan dan kebangsaaan, serta ikut membela hak hak kaum perempuan dimana saja berada.  (bud)

 

Komentar Anda

comments


Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!