Operasi Ketupat Jaya 2018 Dimulai

Diterbitkan  Rabu, 06 / 06 / 2018 21:45 - Berita Ini Sudah :  235 Dilihat

OPERASI KETUPAT 2018: Kapolres Tangerang Selatan AKBP Ferdy Irawan memimpin Apel Gelar Pasukan Ketupat yang di ikuti Kepolsian Polres Tangerang Selatan, TNI, Satpol PP melakukan Apel Gelar Pasukan dalam rangka Operasi Ketupat Jaya 2018 di Halaman Polres Tangerang Selatan, BSD, Rabu (6/5).

SERPONG– Polres Kota Tangerang Selatan menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Jaya 2018 di Mapolres Tangerang Selatan, Serpong, Rabu (6/5). Apel tersebut menandai dimulainya Operasi Ketupat Jaya 2018 yakni pada 6 Juni hingga 24 juni 2018.

Dalam operasi Ketupat Jaya, Polres Tangsel mengerahkan sebanyak 2200 personel lebih untuk mengamankan ramadhan dan lebaran.

“Operasi Ketupat ini merupakan operasi gabungan dari polisi TNI, Dishub dan unsur terkait lainnya dengan menurunkan 2217 lebih personel,” ungkap Kasat lantas Polres Tangsel AKP Lalu Hedwin.

Ribuan personel itu disebar di tujuh titik dengan tujuan pengamanan Ramadan dan lebaran. “Kita akan sebar di tujuh titik,” imbuhnya.

Kapolres Tangsel AKBP Ferdy Irawan berharap dengan operasi ketupat tahun ini perjalanan mudik warga Tangsel dapat berjalan dengan lancar, kemacetan dapat teratasi serta meminimalisir angka kriminalitas selama ramadhan dan lebaran.

“Operasi ini meliputi pengamanan masyarakat baik yang hendak mudik, berbelanja, ibadah, dan melakukan rekreasi. Karena itu, penempatan personel akan difokuskan ke lokasi-lokasi yang ada kaitan dengan hal tersebut,” ujarnya.

Di tempat sama, Polres Tangerang selatan setelah apel gelar pasukan Operasi Ketupat Jaya 2018 juga melakukan pemusnahan ratusan ribu petasan dan miras .

Pemusnahan ratusan ribu butir petasan dan puluhan ribu botol minuman keras merupakan hasil penyitaan yang dilakukan selama bulan Ramadhan.

AKBP Ferdy Irawan terkait pemusnahaan ini mengatakan, ratusan ribu petasan yang disita tersebut merupakan hasil operasi yang dilakukan di 5 kecamatan yakni Pagedangan, Pondok Aren, Ciputat, Pamulang dan Serpong.

“Pelaku yang diamankan ada lima orang dengan total 111.250 butir petasan berbagai jenis dan ukuran,” terang Kapolres.

Seremoni pemusnahan yang dihadiri Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany tersebut, Polres menggunakan mobil penggiling jalan untuk menggilas ribuan botol miras.

“Polres sudah menegakkan Perda larangan miras di Tangsel, mudah-mudahan dengan hal ini menjadi pelajaran bagi masyarakat Tangsel, karena minum miras dapat mengakibatkan main hakim sendiri,hingga merugikan diri sendiri dan keluarga,” ujar Airin saat memulai kegiatan pemusnaham botol miras.

Dari penyitaan petasan dan miras tersebut Polres Tangsel menahan 10 orang pelaku dengan masing-masing 5 orang pelaku kepemilikan petasan dan 5 orang pelaku penganiayaan terhadap orang lain yang dilakukan usai meminum minuman keras. (dem)

 

Komentar Anda

comments


Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!