Pelajaran Berharga buat Persitangsel

Diterbitkan  Minggu, 01 / 07 / 2018 23:10 - Berita Ini Sudah :  115 Dilihat

CILEGON-Persitangsel dapat pelajaran berharga dari Bhayangkara FC pada ajang Piala Indonesia di Stadion Krakatau Steel, Kota Cilegon, Sabtu (30/6) lalu.

Selain mendapatkan keuntungan bisa mengasah mental dengan tim Liga 1, para pemain Persitangsel juga mendapatkan ilmu dari Herman Dzumafo dkk.

Persitangsel memang harus mengakui ketangguhan Bhayangkara FC dengan skor 0-7, karena kalah kelas. Sebenarnya, pada menit-menit awal, skuad asuhan Solihin sempat mengatur ritme permainan.

Koordinasi antar lini berjalan efektif. Passing yang dilakukan Nur Hidayat dkk juga selalu tepat sasaran. Namun, kematangan para pemain profesional Bhayangkara FC, membuat mereka lebih dominan.

Terbukti, di babak pertama mampu melesatkan tiga gol yang dicetak oleh Vendry Ronaldo Mofu menit 11, Herman Dzumafo Epandi menit 31, dan Pauluo Sergio Moreira di menit 43.

Di babak kedua, jawara Liga I tahun lalu tersebut mampu mencetak empat gol tambahan. Masing-masing dicetak oleh Vendry Ronaldo Mofu di menit 61 dan 68, Dendy Sulistyawan di menit 54 dan Indra Kahfi Ardhiyasa dari titik putih penalti di injury time.

Menejer Persitangsel, H Muhamad tidak mempermasalahkan kekalahan di Piala Indonesia. “Buat kami yang penting itu mencari pengalaman bertanding. Nah, laga dengan Bhayangkara FC ini sangat pas. Kapan lagi kita tanding dengan peserta Liga 1,” jelas Muhamad.

Hanya saja, ia tidak menyangka skornya akan telak sampai 0-7. “Awalnya saya prediksi kita kalah 0-2 atau 3. Tapi tidak apa-apa. Yang penting sudah bertanding dan berusaha,” tuturnya.

 

Pelatih Persitangsel Solihin mengeluhkan regulasi pertandingan di Piala Indonesia. Dimana Persitangsel yang berlaga di Liga 3, harus meladeni tim Liga 1, Bhayangkara dengan pemain asing.

“Seharusnya ada penyesuaian. Dari segi mental saja jauh berbeda. Bila tak ada pemain asing, saya yakin masih mampu mengimbangi lawan,” papar Solihin.

Di laga tersebut, Persitangsel mendapatkan dukungan penuh dari para suporternya. Ratusan fans Persitangsel membanjiri tribun Vip dan kelas 1 stadion.

Mereka terdiri dari camat, lurah, staf kecamatan dan kelurahan dan pegawai Pemkot Tangsel lainnya. Sejak pukul 10.00 WIB, para pendukung Persitangsel ini mulai bergerak menujuk Cilegon.(din)

 

 

Komentar Anda

comments


Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!