Pemuda Dukung Lahirnya Perda Kepemudaan

Diterbitkan  Senin, 02 / 07 / 2018 23:11 - Berita Ini Sudah :  140 Dilihat

 

SETU-Organisasi Kepemudaan di Kota Tangsel mengapresiasi Pemkot Tangsel akan segera mengeluarkan regulasi kepemudaan berupa peraturan daerah (Perda).

Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kecamatan Setu, Syahrul menyampaikan, apresiasi setingginya kepada Pemkot Tangsel yang kini tengah menanti lahirnya Perda Tentang Kepemudaan yang diusulkan oleh Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora). Upaya pembuatan Perda membuktikan komitmen pemerintah cukup besar menaruh perhatian sekaligus harapan kepada pemuda Tangsel.

“Kami sebagai pemuda Tangsel mengapresiasi upaya Dispora dalam proses melahirkan regulasi tentang kepemudaan. Ada harapan besar bagi kami sebagai pemuda atas dibahasnya Perda saat ini agar anak-anak muda Tangsel ke depan terarah pada hal-hal yang produktif,” katanya.

Dengan Perda, pemuda akan mendapatkan perhatian melalui berbagai program-program, berupa pembinaan baik kegiatan formal non formal seperti seminar, mendatangkan narasumber serta kegiatan yang lain. “Selain landasan aturan membina pemuda juga perlu ditingkatkan, komunikasi lebih intens antara Dispora dengan pemuda Tangsel juga harus ditingkatkan, sehingga tercipta tujuan yang jelas,” tambahnya.

Setelah nanti Perda lahir, perlu diupayakan lahirnya gedung pemuda sebagai simbol gerakan di tengah masyarakat. Gedung ini dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan kepemudaan, pengembangan karakter personal dan wawasan kebangsaan. Gedung sama pentingnya dengan Perda sebagai wujud yang harus direalisasikan.

“Gedung pemuda juga sangat penting, wujud merepretansikan pemuda bagian dari pembangunan negara. Semoga Perda ini dapat merangkul berbagai pihak dinas dan dinas-dinas lainya di lingkungan Pemkot Tangsel serta organisasi lainnya,” harap Syahrul.

Sebelumnya  Kepala Dispora Kota Tangsel, E Wiwi Martawijaya menjelaskan, sejak Tangsel dinobatkan sebagai Kota Layak Pemuda oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), maka Pemkot akhirnya berpikir keras karena syarat Kota Layak Pemuda harus diperkuat regulasi. Baik peraturan walikota atau peraturan daerah (Perda), maka akhirnya di 2017 dikeluarkan Perwal tentang Kepemudaan.

“Penegasannya Kota Layak Pemuda harus ada Perwal, sementara saat Tangsel dinobatkan oleh Kemenpora kala itu belum ada sama sekali aturan yang berkenaan dengan pemuda. Akhirnya tahun 2017 kemarin dikeluarkan Perwal tentang kepemudaan karena Ibu Walikota Airin sangat mendukung,” kata Wiwi.

Mantan Sekretaris Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Tangsel ini begitu semangat untuk mengimplementasikan penghargaan dari Kemenpora.

“Memang sudah semestinya, pemerintah pusat saja perhatian kepada pemuda Tangsel, masa iya Tangsel sendiri tidak peduli. Dibuatnya [erda itulah sebagai bentuk komitmen pemerintah pada pemuda Tangsel,” bebernya. (din)

 

Komentar Anda

comments


Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!