985 Jamaah Haji Siap Diberangkatkan

Diterbitkan  Selasa, 03 / 07 / 2018 22:20 - Berita Ini Sudah :  156 Dilihat

SERPONG UTARA– Kota Tangerang Selatan akan memberangkatkan sebanyak 985 calon jamaah haji pada tahun ini. Sejumlah tersebut dari jamaah haji Tangsel yang terdata sekira 1.135 orang. Kementerian Agama menjamin pelayanan ibadah haji 2018 berjalan lancar dan dan memberikan kenyamanan.

Sedangkan terkait berkurangnya jumlah calon jamaah haji yang akan diberangkatkan pada tahun, karena sebagian melakukan mutasi ke berbagai daerah, meninggal dunia dan juga ada penundaan. Jamaah asal Tangsel dibagi menjadi 4 kloter yaitu kloter 29 dan 35 terisi full jamaah asal Tangsel. Selain itu, 2 kloter sisanya yakni 52 dan 63 gabungan dengan jamaah haji asal daerah lain di Banten. Total jamaah haji se Banten, 9420 ribu.

Kasi Penyelenggara Haji dan Umroh Kemenag Kota Tangsel Ade Sihabudin mengungkapkan, kloter pertama berangkat pada (28/7)  dan pulang pada (9/9). Sedangkan kloter 35 akan diberangkat pada (30/7).  Per kloter terdiri dari 385 jamaah, ditambah 8 petugas di antaranya, Tim Pemandu Haji Daerah (TPHD) 3 orang, 2 perawat dan 1 asal Petugas Kesehatan Haji Daerah (PKHD).

Pada 7-8 Juli ini, Kemenag Tangsel menggelar bimbingan Manasik Haji masal.  Selanjutnya, pada 14 Juli dilakukan pembinaan ketua regu dan rombongan bagi 4 kloter. Pada 28 Juli dilakukan pemberangkatan kloter pertama yakni kloter 29 di Batalyon Kavaleri, Serpong Utara.

Pada tahun ini, ungkap Ade, pemerintah ingin memberikan pelayanan terbaik kepada pera jamaah haji Indonesia. Banyak perubahan yang disiapkan, misalnya catering biasanya 60 kali selama musim haji kini bisa mencapai sekitar 75 kali makan.  Pelayanan lainnya soal biometrik sebelumnya pengecekan ini setelah jamaah menempuh perjalanan 9 jam, lalu dicek yang memakan waktu sekitar 5 jam. Jelas banyak jamaah kelelahan, maka tahun ini dilakukan di Indonesia.

“Salah satunya catering dan berbagai pelayanan lainya ditingkatkan. Intinya semua pelayanan diberikan secara maksimal demi melayani para jamaah haji Indonesia supaya lebih nyaman,” kata Ade.

Kepala Kantor Kemenag Kota Tangsel, Abdul Rojak menyampaikan pemerintah tahun ini merilis ada sembilan layanan di antaranya, rekam biometrik di Imigrasi, meliputi rekaman 10 sidik jari dan foto wajah. Proses ini bisa memakan waktu hingga 4-5 jam, di Bandara King Abdu Azis. Namun kali ini dapat dilakukan di Embarkasi, sehingga saat tiba di Arab Saudi tinggal verifikasi.

“Yang kedua berkenaan dengan kode jamaah haji termasuk gelang jamaah haji yang isinya data nama, kloter berapa asal kota dari mana. sebelumnya tidak terkoneksi secara langsung pada tahun ini ada layanan jamaah haji pintar sehingga sangat mudah dilacak untuk memudahkan,” Rojak menjelaskan.

Layanan berikutnya tentang akomodasi, menyadiakan full musim, maksudnya pemondokan hotel di Mekah tidak gabung dengan negara lain. Sebelumnya pemondokan hotel selalu diburu-buru, sehingga harus cepat keluar disebabkan akan digunakan oleh jamaah negara lain. Namun tahun ini sudah dipesan sepenuhnya, sehingga khusus pemondokan untuk jamaah asal Indonesia.

“Tak kalah penting baru kali ini, juru masak didatangkan asal Indonesia. Sebelumnya juru masak asal Timur Tengah, sehingga banyak makanan tidak termakan sebab tidak cocok dengan lidah Indonesia,” tambah ia.

Selain itu, dikarenakan sering tertukar koper dan paspor, maka pemerintah berinisiasi akan membuat aturan tentang penandaan khusus. Penandaan khusus ini untuk dua jenis yakni paspor dan koper antar daerah ditentukan dengan perbedaan warna.  Layanan lain, berkenaan dengan pengurusan visa bisa dilakukan di Indonesia.

“Layanan terbaru lagi pemerintah akan menyediakan Pertolongan Pertama Pada Jamaah Haji (P3JH), tugasnya melakukan tindakan penyelamatan terhadap jamaah haji yang mengalami gangguan. Tim ini sebagai tim reaksi cepat. Di tambahkan juga tim pembimbing ibadah haji atau konsultan yang biasanya di Daerah Kerja (Daker) Mekah dan Madinah kali ini akan diperbanyak di setiap sektor sehingga lebih dekat kepada jamaah,”  bebernya. (din)

 

 

 

 

 

 

 

Komentar Anda

comments


Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!