Selama 10 Hari, Polres Tangsel Bekuk Tujuh Pelaku Curanmor

Diterbitkan  Selasa, 03 / 07 / 2018 21:59 - Berita Ini Sudah :  132 Dilihat

SERPONG-Kebahagian terpancar dari raut wajah Rama Jantika Rosadi warga Cirendeu, Kecamatan Ciputat Timur. Karena sepeda motor yang hilang dicuri saat malam takbiran berhasil ditemukan oleh Polres Tangsel.

”Senang, ini rasanya seperti anugerah. Apalagi peristiwa pencurian saat malam takbiran,” ucapnya saat ditemui di Mapolres Tangsel, Selasa (3/7).

Dia mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada pihak kepolisian yang berhasil meringkus pelaku curanmor miliknya. Dirinya sudah merasa pesimis dengan hilangnya motor miliknya. ”Saya berterimakasih atas kerja keras kepolisian yang meringkus pelaku. Harapannya, bisa terus menjaga keamanan dan ketertiban,” ujarnya.

Sementara, Kapolres Tangsel AKBP Fredy Irawan menyatakan pengembalian barang bukti ini, merupakan hasil operasi tangkapan jajarannya periode 19 Juni hingga 1 Juli, sebanyak delapan tersangka yang kita amankan Polres Tangsel membekuk Suripto dan Rudiyansah, Polsek Ciputat membekuk Yopin Saputra, Deri Seventin dan Riko warga ciputat, Polsek Pamulang Rusmono, dan Polsek Kelapa dua Imuh dan Sapero.

“Semuanya merupakan pelaku pencurian kendaraan bermotor, dan dibekuk di empat lokasi yang berbeda-beda, mereka bukan satu sindikat,”jelasnya.

Ia menambahkan dari tangan para pelaku, pihaknya berhasil mengamankan enam unit sepeda motor, dua kunci letter T, satu bilah pisau, satu lembar Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), satu lembat surat keterangan leasing kredit plus dan dua buah kunci kontak sepeda motor. ”Cara kerja pelaku, merusak kunci kontak dengan kunci Letter T,” terangnya.

Selain itu, lanjutnya, para pelaku melakukan aksinya saat kondisi korban lengah. Aksinya, rata-rata dini hari hingga menjelang subuh. ”Seperti kasus di Kelapadua, Kabupaten Tangerang melakuakn pencurian kendaraan bermotor saat pemilik rumah melakukan sholat subuh,” ucapnya.

Kawanan pelaku ini, lanjutnya, rata-rata menjual kendaraan hasil curian ke wilayah Jawa Barat dengan harga kisaran Rp1 juta-Rp2 juta.”Para pelaku dikenakan pasal 363 KUHP dengan hukuman penjara selama tujuh tahun,” tukasnya.

Salah satu pelaku Yopin mengaku baru pertama kali melakukan aksi pencurian. ”Baru pertama kali mencuri bang. Langsung ketangkep,” singkatnya.(irm)

 

 

Komentar Anda

comments


Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!