KPU Hanya Terima Satu Kubu Hanura


Kubu Saleh dan Amar Sama-sama Daftarkan Bacaleg

Diterbitkan  Rabu, 04 / 07 / 2018 22:34 - Berita Ini Sudah :  160 Dilihat

SERPONG-Dua kepengurusan Partai Hanura di Kota Tangsel sama-sama akan mendaftarkan Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) masing-masing ke Kantor KPU. Namun KPU Kota Tangsel hanya akan menerima berkas pendaftaran dari satu kubu saja.

Kubu Hanura pimpinan Moh Saleh Asnawi dipastikan bakal mendatangi Kantor KPU Kota Tangsel di Serpong, dalam waktu dekat ini. Begitu juga dengan Hanura kubu Amar.

Saleh Asnawi mengungkapkan, saat ini pun pihaknya tengah menyiapkan semua berkas yang diperlukan untuk pendaftaran Bacaleg. Bahkan para Bacaleg Hanura pimpinannya sudah memeriksakan kesehatannya di Rumah Sakit Umum (RSU) Kota Tangsel.

“Karena putusannya sudah jelas kemarin, maka kami juga sudah menyiapkan segala kebutuhan berkas pendaftaran Bacaleg. Dan sebenarnya itu sudah kami siapkan sejak lama tinggal hanya mengumpulkan beberapa berkas lagi saja,” ungkapnya.

Kubu Saleh Asnawi pro dengan Hanura Ambhara. Sedangkan, Amar Cs mengikuti kepengurusan Oesman Sapta Odang (OSO). Konflik di tingkat pusat merembet hingga ke Kota Tangsel. Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PTUN) belum lama ini mengabulkan gugatan Hanura kubu Ambhara.

Hanura kubu Amar juga sudah menyiapkan Bacaleg dan mengikuti tes kesehatan. Amar akan mendaftarkan Bacaleg di bawah kepengurusannya dalam waktu dekat ini juga.  ‘Tinggal tunggu waktu yang tepat, semoga tidak ada masalah nantinya,” pungkasnya.

Anggota KPU Kota Tangsel, Achmad Mudjahid Zein mengatakan, bahwa memang persoalan Hanura tersebut harus jelas kekuatan hukumnya. Sehingga KPU Kota Tangsel saat ini sifatnya masih menunggu keputusan lebih lanjut dari KPU RI atau pusat.

Mudjahid mengatakan, untuk persoalan Hanura tersebut, tentunya KPU tidak bisa menerima berkas dari masing-masing kubu. “Posisi KPU saat ini sedang menunggu struktur kepengurusan tingkat provinsi dan kabupaten/kota yang benar-benar sah usai adanya putusan PTUN kemarin. Dan surat-surat itu tentunya harus sama dengan ada yang di tingkatan pusat atau di DPP Hanura,” ungkapnya.

Karena menurut Mudjahid, belum lama ini suda ada surat edaran terkait kepengurusan sah di tingkat pusat. “Karena ada edaran kepurusan yang saat ini di tingkat pusat itu siapa saja, makanya kami tunggu untuk di tingkat daerah khususnya di Kota Tangsel,” ungkapnya.

Mudjahid mengatakan, bahwa KPU Kota Tangsel tidak bisa menerima berkas dari kubu manapun, selama belum ada keputusan yang legal dari tingkat pusat. “Secara tugas, kami hanya menerima yang legal dan itu edarannya dari pusat. Karena itu persyaratan pencalonan yang diatur dalam Peraturan KPU Nomor 5 2018,” ujarnya.(dra)

Komentar Anda

comments


Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!