Dua Eks Pejabat Gabung ke Golkar

Diterbitkan  Kamis, 05 / 07 / 2018 22:57 - Berita Ini Sudah :  256 Dilihat

SERPONG-Dua mantan pejabat Pemkot Tangsel terjun ke dunia politik. Mereka bergabung ke Partai Golkar dan nyalon legislatif (nyaleg) pada Pemilu 2019 nanti. Keduanya yakni, Mathoda dan Salman Faris.

Mathoda merupakan pejabat yang pernah menjadi kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) serta kepala Inspektorat Kota Tangsel. Sedangkan, Salman Faris pernah menjadi camat Ciputat Timur dan kepala Kantor Kesatuan Bangsa Politik dan Perlindungan Masyarakat (Kesbangpolinmas).

Kedua pejabat yang telah pensiun ini terlihat mengikuti orientasi DPD Partai Golkar Kota Tangsel di salah satu hotel di kawasan BSD, kemarin. Salman dan Mathoda sama-sama mengenakan jas kuning berlogo Partai Golkar.

“Iya benar, memang kami di sini sudah sebagai kader partai yang terdaftar sebagai Bacaleg, dan ini sedang mengikuti kegiatan orientasi Bacaleg,” ujar Salman yang diketahui akan maju dari daerah pemilihan (dapil) Pamulang.

Lanjut Salman, dirinya memang ingin meneruskan pengabdiannya kepada masyarakat. “Tujuan kita yaitu cuma satu, ingin melanjutkan pengabdian saja, kemarin kita di birokrasi, dan Insya Allah nanti di legislatif,” ujarnya.

Hal serupa pun dikatakan oleh Mathoda. Dia menerangkan, bahwa memang sudah siap maju untuk Bacaleg dari dapil Serpong Utara. “Kalau sebelumnay kan warga kenalnya kita sebagai PNS, dan sekarang kita harus mensosialisasikan diri lagi untuk mengenalkan diri ke wagra bahwa kita maju di Pemilu nanti,” ungkapnya.

Alasan memilih Golkar pun menurutnya, memang karena selama ini ada kesamaan visi dengan Golkar saat membangun Kota Tangsel “Karena memang ada larangan PNS terlibat politik, makanya saya tinggalkan Golkar, dan sekarang saya kembali lagi ke Golkar. Jadi dari dulu itu darah saya sudah kuning,” paparnya.

Sekretaris DPD Golkar Kota Tangsel, Abdul Rasyid menerangkan, dua mantan pejabat ini memang telah terdaftar sebagai Bacaleg. “Dan mudah-mudahan saja dengan kehadirannya dapat memberikan kontribusi besar bagi kemaslahan masyarakat Kota Tangsel bersama dengan Partai Golkar,” pungkasnya.

Sementara, di hari kedua pendaftaran Bacaleg, kemarin, belum ada satupun parpol yang mendaftar di Kantor KPU Kota Tangsel. Di Sekretariat KPU Kota Tangsel, BSD, Serpong, kemarin, tak ada aktivitas.

Hanya seorang staf KPU yang sedang menunggu di meja pendaftaran. Padahal secara resmi KPU membuka pendaftaran berkas pencalonan mulai 4 sampai 17 Juli nanti.

Anggota KPU Kota Tangsel, Mudjahid mengatakan, bahwa untuk proses pendaftaran tersebut memang ada beberap berkas yang harus disiapkan, dan mungkin saat ini partai politik tengah menyiapkan berkas-berkas tersebut.

Dia juga mengatakan, bahwa persyaratan utama ialah, berkas Bacaleg yang didaftar tersebut harus sesuai dengan nama-nama yang terdaftar dalam aplikasi Sistem Informasi Pencalonan (Silon).

“Jadi harus sesuai dengan aplikasi Silon nama-nama dan berkasnya. Karena sebelumnya itu kan partai politik mendaftar lewat Silon, dan setelah itu sekarang tahapan menyerahkan berkas yang sesuai dengan data yang ada di Silon,” ungkapnya.(dra)

Komentar Anda

comments


Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!