Target Tahun Ini Gedung DPRD Selasai Disangsikan

Diterbitkan  Minggu, 08 / 07 / 2018 21:52 - Berita Ini Sudah :  157 Dilihat

SERPONG– Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangerang Selatan terpaksa memperpanjang kontrak dengan pihak gedung Iffa untuk digunakan kembali sebagai kantornya. Demikian dilakukan lantaran hingga kini pembangunan gedung DPRD tidak kunjung selesai. Kontrak tersebut diperpanjang hingga akhir tahun ini.

Kalangan anggota DPRD pun menyangsikan target pihak eksekutif bakal merampungkan pembangunan Gedung DPRD pada tahun ini. Dari kondisi saat ini, gedung DPRD Kota Tangsel di Jalan Pahlawan Seribu, Kecamatan Setu, masih banyak kekurangan hingga membutuhkan waktu lebih lama untuk diselesaikan pembangunannya. Bahkan pengerjaan lanjutan pada tahun anggaran 2018 belum terlihat dimulai di lokasi pembangunan.

Diketahui, tahap pertama pembangunan Gedung DPRD dianggarkan sebesar Rp 27 miliar, tahap kedua Rp 50 miliar, serta tahap ketiga Rp 36 miliar. Sedianya pada Juni 2018, dilakukan fase lelang untuk pembangunan tahap keempat.

Wakil Walikota Tangsel Benyamin Davnie, menargetkan pada tahun ini pembangunan gedung DPRD tersebut selesai dan sudah bisa ditempati.

Disebutkan Bang Ben, sapaan Benyamin Davnie, tinggal proses pengerjaan saja dan agar perusahaan pemenang proyek gedung dewan bisa bekerja tepat waktu sesuai yang sudah ditargetkan.

“Tahun ini selesai, tinggal interior dan landscapenya. Sudah ditender dan sudah ada pemenangnya. Jadi tahun ini sudah bisa selesai,” ujarnya.

Dia meyakini tidak akan molor lagi pengerjaan finishing pembangunan gedung dewan tersebut. “Tidak akan molor lagi, perhitungan kita sudah tepat. Dan kalau molor lagi berart butuh dievaluasi pemborongnya,” seloroh Bang Ben.

Namun Fraksi Padi DPRD Kota Tangsel menyangsikan dengan target pada akhir tahun ini sudah selesai dan bisa ditempati DPRD..

“Melihat kondisinya, saya pesimis akan selesai tahun ini,” kata Ketua Fraksi Padi, Rizki Jonis

Menurutnya, belum lama ini telah meninjau langsung ke lokasi proyek. Dari pantauannya, terlihat masih ada banyak sarana dan prasarana gedung belum selesai dikerjakan.

“Finishing dari bawah sampai atas masih belum, listrik juga demikian, AC belum ada, lokasi untuk pemasangan lift masih berantakan,” ungkapnya.

Jonis pun berpendapat sah saja bila lembaga eksekutif mengklaim bahwa proyek pembangunan gedung DPRD Kota Tangsel dapat diselesaikan tahun ini. “Tetapi bila kita melihat kondisi riil saat ini yang belum ada kegiatan saya tidak yakin selesai tahun ini,” pungkasnya. (dra)

 

 

 

 

 

Komentar Anda

comments


Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!