Pakai Server Baru, PPDB Online Diperpanjang

Diterbitkan  Senin, 09 / 07 / 2018 23:13 - Berita Ini Sudah :  140 Dilihat

ANTRE PENDAFTARAN PPDB: Puluhan Warga terlihat mengantre untuk mendaftarkan anaknya ke sekolah dengan melaui melalui Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) online di SMP Negeri 11, Rawa Buntu, Serpong, Senin (9/7). Dinas Pendidikan Kota Tangerang Selatan terus berupaya mengatasi masalah yang terjadi pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2018, dengan di perbaikinya sistem maintenance untuk mempermudah orang tua siswa dan siswi yang ingin mendaftarkan anaknya.

SERPONG-Setelah sempat bermasalah di sistem jaringan internet, Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Online Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri di Kota Tangsel akhirnya diperpanjang hingga Kamis (12/7) besok.

Pengumuman tersebut disampaikan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) melalui web ppdb.dikbudtangsel.com untuk Sekolah Menengah Pertama (SMP), sedangkan untuk situs ppdb sudah kembali bisa diakses pada Senin (9/7) Pukul 09.00 WIB.

Kepala Dindikbud Kota Tangsel, Taryono menjelaskan, masyarakat tidak perlu panik, karena proses pendaftaran diperpanjang hingga 11 Juli dan 12 Juli pukul 17.00 WIB. Masyarakat bisa melihat pengumuman di web ppdb. dikbudtangsel.com

Taryono menjelaskan, bagi yang belum mendaftar, bisa mendaftar secara online. “Untuk informasi lebih jelas terkait PPDB Online ataupun keluhan seputar PPDB Online, silahkan datang ke posko yang sudah disediakan,” ungkapnya.

Taryono berharap, para orangtua siswa tetap optimis untuk mendaftar secara online. “Waktu masih panjang, bagi masyarakat yang belum mendaftar silakan untuk mendaftar, jika masih ada kesulitan, silakan datang ke posko,” imbuhnya.

Berdasarkan pantauan, banyak orangtua murid yang mengeluhkan namanya tidak sesuai dengan NIK, namun setelah dicek ke Dindikbud, namanya sudah sesuai.

Lanjut Taryono, pihaknya sudah melakukan perbaikan sistem tersebut, dan jika masyarakat sudah sesuai nama, maka tetap bisa melakukan proses pendaftaran.

Kepala Bidang Pengelolaan Teknologi Informasi, Komunikasi dan Persandian Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangsel, Tb Asep Nurdin menjelaskan, pihaknya telah melakukan perbaikan dari masalah yang ada di lapangan. Seperti laporan yang masuk yakni sistem down terus, ada nama siswa yang muncul tetapi tidak bisa dicetak surat validasi, untuk zonasi di sistem muncul tiga sekolah tetapi saat diprint hanya satu dan lainnya. Laporan inilah yang dilakukan perbaikan oleh Diskominfo.

“Kami melakukan perbaikan perombakan infrastruktur, server vendor tidak dipakai lagi dan diganti dengan server Diskominfo. Kami membangun infrastruktur baru dengan spesifikasi 1 server loadbalancing, dua server aplikasi dan dua server database,”ungkapnya.

Dia menambahkan, dari segi aplikasi setidaknya ada beberapa perbaikan, yakni validasi inputan, penambahan fungsi, orangtua siswa dapat melihat seluruh siswa, pencegahan manipulasi kelurahan, pencegahan manipulasi nilai dan perbaikan error ketika cetak kartu. (irm)

 

 

 

 

Komentar Anda

comments


Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!