Musim Sekolah Tiba


Pembuatan KTP Elektronik-Kartu Keluarga Meningkat

Diterbitkan  Selasa, 10 / 07 / 2018 22:36 - Berita Ini Sudah :  174 Dilihat

PONDOK AREN-Pasca Idul Fitri lalu, pemohon pembuatan Kartu Keluarga (KK) dan pembuatan KTP elektronik di kantor Kecamatan Pondok Aren, terus membludak, bahkan setiap harinya bisa mencapai 300 pemohon. 11 kelurahan yang ada di kecamatan tersebut rela antri sejak pagi meski jam kerja kantor belum dimulai
Koordinator Pelayanan Kependudukan pada Kantor Kecamatan Pondok Aren, Fakhruroji mengungkapkan, warga yang datang ke Kecamatan Pondok Aren, rata-rata didominasi oleh warga yang mengurus permohonan pembuatan KK.
“Pas habis lebaran, warga mulai membludak mengurus KK dan KTP elektronik di sini. Kita membatasi jam pendaftaran pemohon hingga jam 12 siang. Tujuannya agar pemohon tidak membludak,” katanya, Selasa (10/7).
Pria yang akrab disapa Ozzy ini juga mengungkapkan, membludaknya warga yang ingin mengurus pembuatan KK, salah satunya untuk keperluan mendaftarkan putra-putrinya ke sekolah Taman Kanak-Kanak (TK) hingga ke Sekolah Dasar (SD). Sedangkan untuk pembuatan KTP elektronik, rata-rata didominasi oleh para pemohon berusia 18 tahunan atau yang baru keluar dari jenjang pendidikan SMA sederajat.
“Karena ini tahun ajaran baru, kebanyakan warga mengurus KK untuk keperluan menyekolahkan anak-anaknya. Kalau pemohon KTP elektronik, kebanyakan yang baru keluar SMA,” ungkapnya.
Lanjutnya, untuk melayani warga dalam pembuatan dokumen kependudukan, pihaknya dibantu staf lain berjumlah 18 orang. Hal ini agar warga dapat terlayani dengan baik dalam memperoleh dokumen kependudukan yang diperlukan warga.
“Alhamdulillah, sampai saat ini belum ada kendala. Karena untuk melayani warga, kita di sini dibantu staf lain. Intinya kami ingin kebutuhan warga soal dokumen kependudukan dapat terlayani dengan baik,” ujarnya.
Sekretaris Kecamatan Pondok Aren, Hendra mengatakan warga yang membuat KK dan KTP elektronik, setiap hari mencapai 200-300 orang. Hal ini mengacu pada berkas yang diajukan stap kecamatan untuk diberi paraf oleh Sekretaris Kecamatan.
“Setiap harinya ada 200 hingga 300 pemohon pembuatan KK dan KTP elektronik. Karena sebelum naik ke atas, saya yang paraf berkas itu,” ujarnya.
Hendra mengemukakan, agar pelayanan kepada warga terkait permohonan pembuatan KK dan KTP elektronik berjalan baik, pihaknya tak jarang menambah jam kerja kepada staf kecamatan yang menangani dokumen warga. Begitupun soal pendistribusian KTP elektronik kepada warga, tak jarang memberlakukan jam kerja pada hari Sabtu dan Minggu. Sebab, banyak warga perumahan yang ada di Pondok Aren datang ke kantor kecamatan pada hari libur pada akhir pekan.
“Kalau hari Jumat, jam kerja ditambah hingga pukul 10 malam. Sebelumnya hari Sabtu dan Minggu kita lembur, karena banyak warga perumahan yang ambil KTP elektronik. Sekarang distop karena KTP elektronik sudah selesai didistribusikan kepada warga,” tandasnya. (dra)

Komentar Anda

comments


Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!