Pemkot Yakin Pembangunan Selesai di Akhir Tahun


Dewan Pesimistis Soal Gedung DPRD

Diterbitkan  Kamis, 12 / 07 / 2018 23:00 - Berita Ini Sudah :  258 Dilihat

SETU-Dewan Kota Tangsel kecewa terhadap pelaksanaan pembangunan Gedung DPRD, Jalan Raya Taman Makan Pahlawan Seribu, Kecamatan Setu. Para wakil rakyat itu pesimistis jika tempat mereka ngantor tersebut nantinya bakal selesai tepat waktu di akhir tahun ini.

Kemarin, rombongan DPRD Kota Tangsel meninjau langsung proses pembangunan gedung itu. Dari mulai pimpinan dewan yakni, Ketua Moch Ramlie, Wakil Ketua TB Bayu Murdani, dan beberapa anggota dewan seperti Abdul Rahman, Saprudin, Mursidi Ilyas, Dewi Indah Damayanti, Ratu Chumairoh Noor, Gacho Sunarso, Aminidin, dan Aldi S Zuhri, ramai-ramai berkeliling ke kawasan gedung.

Mereka melihat-lihat bagian gedung yang sudah selesai dikerjakan hingga yang sedang dalam proses pembangunan. Beberapa ruangan sudah nampak selesai dikerjakan, termasuk interiornya.

Namun terlihat juga beberapa ruang kerja dewan yang masih belum selesai dikerjakan. Seperti ruang paripurna dan juga ruang rapat bersama.

Diketahui, di anggaran 2018 ini, ada tiga paket yang akan dikerjakan yakni, pengadaan lift senilai Rp 2.476 miliar. Kemudian tercantum ada paket pekerjaan penataan kawasan Gedung DPRD Kota Tangsel senilai Rp 2,637 milliar dan tertera pembangunan interior senilai Rp 14,525 milliar.

Wakil Ketua DPRD Kota Tangsel, TB Bayu Murdani mengatakan, bahwa mungkin saja pengerjaan gedung dewan ini bisa selesai tepat waktu. Namun dengan syarat harus berani menambah tenaga kerja agar benar-benar selesai cepat waktu.

Menurut Bayu, selama ini yang terjadi dalam permasalahan pembangunan gedung dewan sama sekali tidak jelas. Karena setiap kali dewan melakukan rapat koordinasi dengan dinas terkait, selalu saja tidak ada alasan yang jujur.

“Setiap kali kami minta penjelasan soal gedung dewan kepala dinasnya itu selalu bilang selesai tepat waktu. Tapi setiap kali kami cek ke lapangan tidak ada apa-apa. Dan sekarang ini baru kami lihat mulai ada pengerjaan. Dan ini pun harus berani berkorban dengan menambah jumlah pegawai agar bisa tepat waktu. Tapi ingat, cepat juga jangan asal-adakan pengerjaannya harus tetap perhatikan kualitas. Karena kebiasaan kita itu cepat selesainya, tapi ngasal aja kerjanya,” paparnya.

Anggota dewan lainnya, Gacho Sunarso mengaku sangat pesimis kalau Gedung DPRD tersebut bisa selesai sampai akhir tahun ini. “Setelah saya lihat langsung, saya sangat pesimis ini bisa selesai tepat waktu. Kita lihat saja masih banyak ruangan yang belum dikerjakan. Penataan juga masih jauh dari kata rapih. Jadi saya minta kepada Dinas Bangunan harus serius,” tegasnya.

Ketua DPRD Kota Tangsel, Moch Ramlie mengatakan, bahwa kegiatan sidak tersebut merupakan hasil dari rapat evaluasi dengan dinas terkait. “Sidak ini merupakan hasil rapat evaluasi, jadi kita ingin melihat langsung seperti apa pencapaiannya,” terangnya.

Sementara, Kepala Bidang Bangunan Dinas Bangunan dan Tata Ruang Kota Tangsel, Hendri Wijayasuma mengaku pihaknya cukup optimistis jika proyek tersebut bisa selesai pada 3 Desember 2018 ini.

Bahkan menurutnya, pihaknya juga sudah menekankan kepada kontraktor untuk bekerja tepat waktu, dengan bekerja waktu siang dan malam. “Tentu harapan kami bisa selesai akhir tahun ini, dan ini sudah kontrak dengan kontraktornya. Dan kami minta juga mereka kerja siang malam seperti shift begitu,” tegasnya.

Dia juga berterimakasih kepada dewan, karena dengan adanya sidak tersebut, maka proses pengerjaan yang dilakukan akan lebih terpantau lagi. “Dengan begini, maka semuanya bisa melihat langsung proses pengerjaannya. Dan semoga bisa selesai tepat waktu,” pungkasnya. (dra)

 

 

Komentar Anda

comments


Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!