Tagana Ikuti Pelatihan Shelter Korban Bencana Alam

Diterbitkan  Kamis, 12 / 07 / 2018 21:44 - Berita Ini Sudah :  250 Dilihat

CIPUTAT TIMUR-Sebanyak 40 orang perwakilan Taruna Siaga Bencana (Tagana) mengikuti pelatihan pemantapan shelter korban bencana alam. Pelatihan ini dilaksanakan di Wisata Pulau Situ Gintung, Kecamatan Ciputat Timur, Kota Tangsel, Kamis (12/7).

Tagana merupakan relawan sosial yang dilatih dari masyarakat yang memiliki kepedulian dalam menanggulangi bencana alam.

Kepala Dinas Sosial Kota Tangsel, Wahyunoto Lukman, menjelaskan, mengatakan tujuan dilaksanakannya kegiatan ini untuk menyiap siagakan  tenaga tenaga terampil dan ahli di bidang penyiapan penampungan pengungsi korban bencana alam.

“Selain pelaksanaan penanggulangan bencana yang terarah, juga untuk meningkatkan potensi kemampuan dalam tugas pendampingan Shelter,” ujarnya.

Ia berharap setiap anggota memahami fungsinya, mengantisipasi dan membentuk anggota yang profesional dalam melakukan pertolongan manakala terjadinya bencana.

“Pelatihan ini  untuk melatih kecekatan para anggota tagana, dan dapat memberikan pelayanan terbaik untuk korban pengungsian. “ungkapnya.

Saat ditanya, lokasi yang rawan bencana di Tangsel, Wahyunoto Lukman, menjelaskan, kecamatan Setu menjadi wilayah yang rentan, terhadap tanah longsor.  Mantan Sekban Bapenda ini pun mengungkapkan, untuk peralatan yang dimiliki Tangsel sudah mencukupi jika terjadi bencana, karena Dinsos memiliki satu unit tenda komando, 4 tenda family, satu tenda dapur umum. Namun peralatan itu belum mencukupi jika ada latihan gabungan tagana.

“Kalau untuk latihan gabungan, kurang, namun Dinsos sudah mengirim surat ke Kementerian Sosial untuk meminta tenda komando,”jelasnya.

Sementara Ketua Tagana Tangsel,Afif Mustofa,mengungkapkan, pelatihan ini dilakukan setiap tahunnya, dengan tema berbeda-beda, untuk tahun ini anggota tagana diajarkan pelatihan shelter, yakni membangun tenda dan membuat dapur umum.

“Pelatihan ini merupakan kegiatan perlindungan sosial korban bencana alam, untuk mempersiapkan petugas di bidang shelter sesuai tugas untuk melakukan penyelamatan, memberikan rasa aman, dan pelayanan selama dipengungsian bagi korban bencana alam dilokasi bencana,”singkatnya sambil mengungkapkan jumlah tagana yang aktif sebanyak 70 orang dan yang datang dikisaran 40 anggota.(irm)

 

SOSIALISASI. Dinsos berikan pelatihan shelter kepada anggota Tagana, Kamis (12/7) di Wisata Pulau Situ Gintung.

 

Komentar Anda

comments


Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!