Kemenag Rancang Pelayanan Satu Pintu

Diterbitkan  Rabu, 08 / 08 / 2018 22:36 - Berita Ini Sudah :  182 Dilihat

SERPONG– Kementerian Agama Kota Tangerang Selatan pada tahun depan bakal memiliki pelayanan terpadu satu pintu haji. Pelayanan ini diyakini menjadi yang pertama di Banten. Terkait rencana tersebut, Ketua Komisi VIII M Ali Taher Parasong, saat kunjungan kerja Reses bersama Kemenag Tangsel, Selasa (8/7), menyatakan siap mengupayakan alokasi anggaran.

Ketua Komisi VIII DPR RI, M Ali Taher Parasong menyampaikan  akan membahasnya soal alokasi anggaran agar disetujui untuk pembangunan gedung pelayanan terpadu satu pintu haji. Rencana itu, sebut Ali Taher, gagasan cukup baik dan belum ada di Banten. Oleh karenanya harus direalisasikan.

“Dalam reses ini yang pertama segera akan kita wujudkan pelayanan haji terpadu yang nantinya seorang calon jamaah haji datang ke Kemenag cukup satu pintu seluruh proses administrasi pendaftaran sampai ke bank, termasuk kesehatan menjadi satu,” katanya.

Demikian tersebut seiring kondisi masyarakat Tangsel yang memiliki karakteristik kritis sebanding dengan kemajuan wilayah perkotaan. Oleh karenanya, perlu dibarengi dengan pelayanan secara baik, mudah dan aksesnya lebih cepat. Pelayanan di Tangsel tidak cocok dengan model lambat, atau bertele-tele, tapi harus lebih kilat lantaran mobilitas masyarakat cukup tingg dan banyak warga yang sibuk sehari-hari.

“Sehingga tidak lagi menimbulkan rentetan birokrasi yang panjang sekaligus lebih efisien. Karena jumlah jamaah kita pertahun di Banten ini 9600 pertahaun, sehingga dibutuhkan pelayanan maksimal terlebih di Tangsel mayarakatnya modern masyaratknya cukup maju, sehingga perlu direspon dengan baik,” tukasnya.

Selain soal pembahasan pelayanan satu pintu, Ali Taher juga mengingatkan agar keharmonisan antar umat bergama tetap dijaga. Dinamika politik sekarang sedang bergejolak apagi menjelang pileg 2019. Proses pileg menimbulkan dinamika, sehingga dikhawatirkan akan menimbulkan gejolak sosial.

Kepala Kemenag Kota Tangsel Abdul Rojak menjelaskan, pelayanan terpadu satu pintu haji membutuhkan anggaran sekitar Rp 2 miliar. Dana sebesar itu untuk pembangunan tiga lantai.Sedangkan titik lokasi yaitu disamping atau sebelah selatan kantor Kemenag. Jika dibangun akan berdampingan dengan gedung Kemenag saat ini.

“Anggaran diperkirakan dua miliar, lahannya sudah ada. semoga tahun depan anggaran disetujui oleh Kemenag Pusat. Kami juga sudah berbincang dengan ibu walikota dan beliau mendukung penuh bahkan siap untuk menganggarkan, hanya saja tidak mau ada anggaran dobel nantinya,” sambung Rojak.

Sementara untuk pengajuan anggaran melalui DPR RI, pemerintah pusat. jika memang tidak dapat dianggarkan baru akan dianggarkan oleh Pemkot Tangsel. Jika pemkot tahun depan menganggarkan, dikhawatirkan ketika Kemenag juga menganggarkan, maka jadi Silpa lantaran tidak terserap.

“Sementara melalui jalur DPR RI, jika nanti Kemenag Pusat tidak menganggarkan, maka baru Pemkot Tangsel mengupayakan. Mengapa perlu didorong lewat DPR, karena selama ini penganggaran Kemenag langsung gelondongan dari atas ke bawah, sehingga akan repot jika di tataran bawah memiliki inovasi tidak ada anggaran,” sambung ia.

Jalur birokrasi calon jamaah haji selama ini bersifat manual dan memakan waktu lebih dari satu hari. Misalnya, dari mulai proses di bank, lalu mendaftar ke kemenag untuk dicatat, dan periksa kesehatan untuk mendeteksi penyakit. Jika melihat kondisi masyarakat Kota Tangsel hal-hal yang seperti itu sudah tertinggal, karena jarak antara bank dan Kemenag jauh.

“Kondisi lain soal kemacetan, misalnya warga Pondok Aren setelah dari bank menuju Kantor Kemenag atau warga kecamatan lainnya juga sama, terkadang kejebak macet. Jadi untuk mendaftar haji saja tidak cukup sehari, tapi berhari-hari. Ini yang harus diubah dengan sajian pelayanan modern. Maka dengan pelayanan satu pintu, ada bank, pendaftaran, sampai kesehatan satu hari selesai,” jelas Rojak. (din)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Komentar Anda

comments


Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!