Bacaleg PKPI se-Dapil Pamulang Dicoret

Diterbitkan  Kamis, 09 / 08 / 2018 23:22 - Berita Ini Sudah :  194 Dilihat

SERPONG-Partai Keadilan dan Persatuan (PKPI) terpaksa tak memiliki calon legislatif (Caleg) untuk DPRD Kota Tangsel di daerah pemilihan (Dapil) 6 Kecamatan Pamulang. Komisi Pemilihan Umum (KPU) mencoret seluruh Bacaleg PKPI di Dapil 6, karena tak memenuhi kuota 30 persen keterwakilan perempuan.

Dicoretnya seluruh Bacaleg PKPI di Dapil 6 Pamulang itu setelah KPU menemukan ada satu Bacaleg peremuan dari partai besutan Edi Sudrajat itu Tidak Memenuhi Syarat (TMS) setelah diverifikasi.

Beradasarkan Peraturan KPU Nomor 20 Tahun 2018, bahwa jika ada Bacaleg perempuan yang tercoret, dan berdampak mengurangi kuota 30 persen keterwakilan perempuan, maka secara otomatis akan mengugurkan satu Bacaleg di satu Dapil.

“Jadi di PKPI itu tepatnya di Dapil 6 Kecamatan Pamulang itu, ada satu Bacaleg perempuan yang teidak melengkapi perbaikan berkas, sehingga kita tetapkan sebagai Tidak Memenuhi Syarat (TMS). Dan efeknya terpaksa seluruh Bacaleg PKPI di dapil tersebut pun harus tercoret. Dan untuk di Dapil Pamulang pun PKPI hanya memiliki dua Bacaleg,” ungkap Achmad Mudjahid Zein, Divisi Pencalonan KPU Kota Tangsel.

Kemarin, KPU Kota Tangsel nenyerahkan berita acara hasil pemeriksaan kepada seluruh parpol peserta Pemilu 2019 di tingkat Kota Tangsel. Ada sebanyak 17 Bacaleg dicoret, termasuk Bacaleg dari PKPI tadi.

Ke-17 Bacaleg yang berstatus TMS itu, karena tidak melengkapi berkas pencalonan sampai batas waktu yang telah ditentukan. Sehingga dari total 701 Bacaleg, dari pencoretan itu tersisa 684 Bacaleg untuk DPRD Kota Tangsel.

Para Bacaleg tersebut dinyatakan TMS, karena tidak melengkapi berkas-berkas persyaratan, seperti keterangan kesehatan. Ada juga yang tidak menyerahkan legalisir Ijazah, dan juga ada yang tidak memiliki dokomen dari Pengadilan Negeri (PN).

 

“Sampai 7 Agustus kemarin kita sudah lakukan pemeriksaan, dan hasilnya 17 Bacaleg dinyatakan TMS, dan namanya tercoret dari daftar Bacaleg,” ujar Achmad Mudjahid Zein.

Mudjahid juga mengatakan, dari 17 daftar Bacaleg tersebut tersebar di beberapa partai politik, yaitu dari Partai Berkarya 6 Bacaleg, PPP 3 sebanyak  Bacaleg, Partai Hanura 1 orang, PBB ada 2 orang, dan 5 Bacaleg dari PKPI.

Ditanyai lebih lanjut mengenai siapa saja nama-nama yang tercoret, Mudjahid mengatakan, tidak bisa mengumumkan nama mereka. “Nanti juga terlihat di Daftar Calon Sementara (DCS), nama-namanya,” ujarnya.

Dia juga mengatakan, bahwa nama yang tercoret tersebut juga tidak bisa digantikan lagi. “Jadi sudah tercoret ya sudah tidak bisa digantikan lagi. Karena tahapannya sudah berlalu,” ujarnya.

Ketua KPU Kota Tangsel, Bambang Dwitoro mengungkapkan, setelah penyerahan berita acara hasil verifikasi ini, tahapan selanjutnya ialah pengumuman DCS mulai 12 sampai 14 Agustus nanti.

KPU setelah pengumuman DCS masih membuka ruang untuk dilakukan perubahan. “Ada tiga hal yang bisa dilakukan perubahan DCS yaitu, pertama jika meninggal dunia, bisa diganti tetapi tidak mengubah nomor urut dan calonnya adalah calon baru yang belum pernah diajukan sama sekali. Kedua, jika nanti ada masukan dan tanggapan masyarakat, karena terbukti melakukan pidana yang sesuai aturan tidak bisa ikut pencalegan yaitu, kejahatan seksual kepada anak, bandar narkoba, dan tindak pidana korupsi. Sedangkan, yang ketiga adalah Bacaleg mengundurkan diri,” pungkasnya. (dra)

 

Komentar Anda

comments


Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!