Melihat Persiapan Warga Kampung Cirendeu Sambut HUT RI ke-73


Bangun Kampung Lampion, Ingatkan Kebhinekaan

Diterbitkan  Kamis, 09 / 08 / 2018 23:25 - Berita Ini Sudah :  198 Dilihat

Ada yang berbeda di RW 03 Kampung Gunung, Kelurahan Cirendeu, Kecamatan Ciputat Timur dalam perayaan Hari Kemerdekaan di 2018. Rarusan lampion tergatung mengular di sepanjang jalan, sementara tahun-tahun sebelumnya tidak pernah ada.

Memasuki Kampung Gunung, jejeran lampion nampak indah menggelantung di atas. Sejumlah warga terlihat masih memasang deretan lampion itu. Ada yang membawa tangga, memasang lampion di seutas tali, serta ada juga yang mengecat tembok di pintu masuk gang.

Ketua RW 03 Cirendeu, Madinah mengungkapkan, perayaan Hari Kemerdekaan di kampung ini selalu berbeda tema setiap tahunnya. Di HUT RI ke-73 kali ini, dengan sajian corak lampion, menunjukan adat budaya keturunan Tionghoa yang sudah mengakar di Indonesia dapat dilihat. Selain memiliki unsur kebinekaan secara kultur, lampion juga memiliki nilai seni.

“Indonesia memiliki karakterisik berbagai suku dan budaya, dalam Bhineka Tunggal Ika,meski berbeda tapi tetap bersatu. Itulah hebatnya Indonesia. Kami mencoba menggambarkannya dengan pemasangan lampion-lampion ini,” katanya.

Lampion yang dipasang diberikan corak merah putih sesuai dengan warna bendera Indonesia. Karena untuk memeriahkan peringatan HUT RI ke-73, maka segala bentuk dan simbol perlu dibuat merah putih, baik bambu-bambu serta gapura puh dicat warna putih.

“Dalam rangka memeriahkan perayaan kemerdekaan kami buat semenarik mungkin sambil mengajak anak-anak muda untuk aktif memeriahkan di lingkungan masing-masing,” imbuh Madinah.

Dengan melibatkan pemuda, turut mengajarkan bagaimana perjuangan orangtua dahulu yang sudah berjuang memerdekakaan Indonesia. Rasa hormat dan syukur Indonesia meredeka perlu diresapi oleh para pemuda melalui berbagai cara yang positif salah satunya memeriahkan dengan membuat keunikan-keunikan yang menarik dan meriah.

Kegiatan ini mendapat dukungan dari Lurah Cirendeu Win Fadlianta. Menurut mantan Kasi Kesos Kecamatan Ciputat Timur ini, mengapa perlu membuat kampung lampion, karena kemerdekaan Indonesia berkat kebersamaan dan kebinekaan. Tanpa itu semua Indonesia tidak dapat mengusir penjajah.

“Indonesia berhasil mengusir penjajah dari tanah Indonesia sehingga lahirlah kemerdekaan yang sekarang sama-sama kita rasakan ini. Mari kita rawat dan jaga agar kemerdekaan dapat dinikmati dengan damai dan nyaman dalam tatanan masyarakat,” pesannya.

Penyajian lampion, tentu membuat perayaan HUT RI ke-73 di Cirendeu berbeda dengan daerah lainnya. Dengan pemasangan lampion, warga diajak hidup rukun dan damai.(*)

 

 

 

 

 

Komentar Anda

comments


Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!