Sekda Lepas Calon Jamaah Haji dari Tangerang Raya

Diterbitkan  Kamis, 09 / 08 / 2018 23:22 - Berita Ini Sudah :  157 Dilihat

PAMULANG-Sebanyak 100 calon jamaah haji (calhaj) Kloter 52 Jakarta Pondok Gede (JKG) dilepas di Masjid Al Mujahidin, Kecamatan Pamulang, kemarin pagi. Rombongan ini termasuk Kloter gabungan dengan calhaj dari Kota Tangerang dan Kabupaten Tangerang.

Sekda Kota Tangsel, H Muhamad jelang pelepasan jamaah menyampaikan, agar para calhaj ini tetap jaga kesehatan, baik jasmani dan rohani. “Maka kami berharap bapak dan ibu menjaga kesehatan jasmani dan rohani sejak keberangkatan hingga tiba di Tanah Suci Mekah. Supaya selama perjalanan ibadah di sana lebih khusyuk,” katanya.

Muhamad menambahkan, jamaah yang saat ini berangkat termasuk beruntung. Sebab calhaj yang baru daftar per detik ini harus melalui masa tunggu selama 17 tahun lamanya. Hal ini terjadi karena peminat begitu banyak, sementara kuotanya terbatas. Maka para calhaj Kloter 52 JKG Tangsel termasuk benar-benar punya milik yang baik.

“Bapak ibu beruntung sejak 2011 hingga 2018 hanya menunggu selama 8 tahun saja sudah bisa berangkat. Karena sekarang sudah 17 tahun masa tunggunya calon haji pada hari ini baru mendaftar,” tambah ia.

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Tangsel,Abdul Rojak menyampaikan, total calhaj 2018 ini sekitar 1.135 orang. Dari 1.135 calhaj hanya s sebanyak 980 orang yang diberangkatkan dari Kota Tangsel. Sebagian yang  lain ada yang mutasi ke berbagai daerah di Indonesia, biasanya berangkat bareng saudara dan sanak family.

Jamaah asal Tangsel dibagi menjadi 4 Kloter. Di antaranya Koter 29 dan 35 terisi full jamaah asal Tangsel yang sudah diberangkatkan. 2 kloter sisanya yakni 52 dan 63 gabungan dengan jamaah haji asal daerah lain di Banten. Total jamaah haji se Banten 9.420 ribu.

“Bapak ibu boleh mutasi jika ingin berangkat dengan saudara di daerah. Untuk Kloter 52 JKG berangkat 9 Agustus dijadwalkan balik ke Tanah Air pada 21 September mendatang. Kloter ini campuran dari jamaah Kota Tangerang dan Kabupaten Tangerang,” katanya.

Rojak menambahkan, penggabungan pemberangkatan ini lantaran, jumlah jamaahnya kurang, hanya 100 jamaah. Untuk petugas haji pun dibagi masing-masing daerah yakni, Ketua Kloter Asep dan Sutarman berasal dari Tangsel, sedangkan tim pembimbing haji berasal dari Kota Tangerang dan Tim Kesehatan Haji Daerah juga berasal dari Kota Tangerang.

Rojak menegaskan, haji tahun ini lebih ringan dibanding pelaksanaan haji tahun-tahun sebelumnya. Ada banyak faktor peningkatan pelayanan kepada jamaah. Dengan demikian perjalanan haji tahun ini lebih ringan dan lebih mudah, karena ada peningkatan pelayanan. Baik perekaman biometrik imigrasi sidik jari dan sebagainya.

“Termasuk soal makan di Mekkah 40 kali jika dibandingkan tahun lalu hanya 20 kali. Maka bapak ibu tidak perlu pusing dan memikirkan soal makan yang penting ibadah sambil mendoakan bangsa Indonesia dan masyarakat Tangsel,” pesannya.

Ketua Umum Yayasan Al Mujahidin Pamulang, Bahrudin mengajak kepada masyarakat, para jamaah dan sanak keluarga agar jamaah haji asal Tangsel diberikan kesehatan dan keselamatan hingga tiba kembali ke tanah air.

“Dari Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) Al Mujahidin totalnya 100 orang terbagi menjadi 52 wanita dan 48 pria. Keberangkatan ini adalah yang kelima belas kali sejak tahun 2003 lalu. Alhamdulillah semoga memperoleh haji mabrur. Haji mabrur tidak ada balasan kecuali surga Allah SWT,” tuturnya.

Guna memantapkan para jamaah, KBIH Al Mujahidin sebelumnya telah membekali melalui bimbingan sebanyak 16 kali ditambah praktik serta pemantapan selama tiga hari dua malam di daerah Bogor. Hal ini dilakukan agar para jamaah saat di Mekah lebih mandiri dalam menjalankan semua rukun haji. (din)

Komentar Anda

comments


Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!