Asrama Haji di Banten Mendesak

Diterbitkan  Jumat, 10 / 08 / 2018 23:02 - Berita Ini Sudah :  145 Dilihat

SERPONG-Kebutuhan asrama di Banten sudah sangat mendesak. Anggaran Rp 30 miliar siap dikucurkan untuk pembebasan lahan sekitar 20 hektar di Kabupaten Tangerang.

Tiap tahunnya, calon jamaah haji dari kota dan kabupaten di Banten sangat banyak. Sebelum diberangkatkan ke Mekkah, ribuan calon jamaah haji itu singgah di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur. Dari sini, mereka menuju Bandara Soekarno-Hatta.

Agar lebih efektif, seharusnya di Banten juga ada asrama haji, karena Bandara Soekarno-Hatta terletak di Banten. Jadi para jamaah haji tak perlu lagi ke Pondok Gede.

Ketua Komisi VIII DPR RI, M Ali Taher Parasong saat melakukan kunjungan kerja ke Kantor Kemenag Kota Tangsel, beberapa waktu lalu menegaskan, sudah mendesak kebutuhan asrama haji khusus jamaah wilayah Banten. Alasan yang masuk logika disamping memang wilayahnya luas, penduduknya banyak serta jamaahnya selalu melonjak, maka tidak ada kata lain jika tidak ada pembangunan.

“Perlu dibangun asrama haji Banten, karena jumlah jamaah setiap tahun terus bertambah. Jangan sampai, bandara lokasinya ada di wilayah Banten, tapi jamaah asal Lebak harus menuju ke Pondok Gede dulu baru balik lagi ke Bandara Soekarno Hatta. Ini kurang praktis,” kata Ali Taher.

Saat ini tengah dilakukan peninjauan calon lokasi pembangunan asrama haji di daerah Kabupaten Tangerang. Soal lokasi ini sudah beberapa kali ditinjau Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar dan Gubernur Banten Wahidin Halim.

“Sekarang sedang diupayakan oleh bapak bupati dan pak gubernur di daerah Sepatan, Kabupaten Tangerang. Semoga menemukan titik yang pas dan segera diadakan lahan agar harganya tidak naik,” kata Ali Taher.

Lahan yang tengah diupayakan seluas 10-20 hektar dengan anggaran sekitar Rp 30 miliar. Guna mencapai target yang sesuai, saat ini pemerintah setempat tengah membangun akses penghubung ke lokasi agar mobilitas kendaraan lebih mudah. Soal pembangunan tentu setelah semua akses jalan dan lahan sudah siap secara keseluruhan. “Jalan penghubung sudah dibangun agar lebih mudah nantinya,” tambah Ali Taher.

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Tangsel, Abdul Rojak menyampaikan dukungannya terkait rencana pembangunan asrama haji di Banten. Rojak menilai, jika asrama haji ada di Banten, karena akan lebih mudah dalam akses dan jangkauan waktu, jarak tempuh jamaah tidak harus pergi ke Pondok Gede, terlebih Bandara Soekarno Hatta adanya di wilayah Banten.

“Satu upaya yang positif memberikan pelayanan jamaah haji, maka perlu kita dukung bersama-sama agar segera terwujud,” tukas Rojak.

Jamaah haji di Banten mencapai 900 ribu per tahun. Dengan masa tunggu selama 17 tahun lamanya. Perlu ada satu langkah dalam memaksimalkan pelayanan bagi para jamaah. Gagasan yang disampaikan Ali Taher, sambung Rojak salah satu terobosan yang nantinya akan banyak manfaatnya.

“Cukup untuk beberapa kloter syukur Alhamdulillah, karena kloter akan silih berganti ada yang berangkat ada yang dating, sehingga tidak menumpuk,” harapnya. (din)

 

Komentar Anda

comments


Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!