KONI Jamin Atlet dengan BPJS Kesehatan

Diterbitkan  Jumat, 10 / 08 / 2018 23:03 - Berita Ini Sudah :  206 Dilihat

CIPUTAT-Para atlet di Kota Tangsel tak perlu pusing memikirkan biaya jika sakit atau mengalami cidera. Soalnya, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) bakal mewujudkan gagasan menjamin para atlet dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.

KONI Kota Tangsel akan menggandeng Rumah Sakit Premier Bintaro. Nantinya para atlet yang cedera atau sakit mendapatkan pelayanan di kelas dua rumah sakit elite tersebut.

Ketua KONI Kota Tangsel, Rita Juwita menerangkan, sebanyak 450 atlet yang dinaungi pihaknya bakal dicover melalui BPJS Kesehatan. “Nantinya para atlet hanya akan dikenakan biaya per bulan sebesar 20.000 rupiah untuk membayar BPJS. Jika ada atlet kita cidera, sakit apapun itu dapat fasilitas kelas 2 di RS Premiere Bintaro. KONI memberikan uang pembinaan, dari uang itu atlet menyisihkan untuk membayar BPJS,” kata Rita.

Maka dari itu, KONI Kota Tangsel bakal berkomunikasi dengan para atlet yang ada untuk memastikan apakah dengan fasilitas kelas II para atlet bakal setuju atau tidak. Perlu dikomunikasikan, karena fasilitas untuk bersama-sama atlet jika sewaktu-waktu butuh pengobatan.

“Mengumpulkan dan berdiskusi dengan atlet binaan KONI Tangsel terlebih dahulu, apakah atlet bersedia atau tidak jika dirawat di kelas II agar mengetahui lebih dahulu fasilitas di kelas yang akan ditawarkan seperti apa. Jadi di sini tidak ada paksaan, maka perlu ada kesepakatan bersama,”tuturnya.

Gagasan KONI Kota Tangsel itu disambut gembira pengurus cabang olahraga (cabor). Salah satunya diungkapkan Sekretaris  Pengurus Cabang (Pengcab) Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (Podsi) Kota Tangsel, Dodi Haryanto.

Dodi mengungkapkan, datangnya kabar gembira dari KONI perlu dinanti untuk direalisaikan sesegera mungkin. Dengan adanya kerjasama antara KONI dan BPJS Kesehatan tentu memberikan angin segar bagi atlet untuk berlatih lebih giat dan menarget juara pada setiap pertandaingin.

“Yang pasti itu merupakan kabar gembira buat atlet kita. Semoga dengan adanya kerjasama antara KONI dan BPJS bisa menambah semangat para atlet untuk latihan sungguh-sungguh untuk meraih prestasi,” kata Dodi.

Soal tawaran pelayanan kelas II, bagi Dodi tidak perlu dimasalahkan, sebab ada yang lebih penting dari itu yakni kepastian jaminan kesehatan bagi atlet. “Buat kita kelas II juga sudah cukup, yang penting sekarang ada kepastian masalah medis atlet. Jadi kita bisa latihan dan lomba dengan maksimal,” tuturnya.

Dodi menerangkan, atlet dayung termasuk rentan dengan cidera seperti kram otot, baik saat berlatih maupun saat tanding. Pengalaman sebelumnya saat mengikuti salah satu kejuaraan tingkat daerah atlet dayung pernah ada yang dilarikan ke rumah sakit akibat kelelahan.(din)

Komentar Anda

comments


Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!