H Sadri Nahkodai FPK Kota Tangsel

Diterbitkan  Senin, 03 / 09 / 2018 22:33 - Berita Ini Sudah :  133 Dilihat

CIPUTAT-Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kota Tangsel Periode 2018-2023. Pengukuhan langsung oleh Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany bertempat di di Aula Balai Kota, Ciputat Senin, (3/9).
Lebih kurang ada 50 pengurus yang dikukuhkan disaksikan perwakilan seluruh ormas yang ada Kepala Kesbangpol Azhar Syamun, Kajari Bima Suprayoga. Momen ini tentu bersejarah untuk bersama-sama komitmen membangun keberagaman serta kedamaian.
Ketua FPK Tangsel, H Sadri, menyampikan pengukuhan selesai berjalan lancar tanpa ada kendala. Usai dikukuhkan tahap selanjutnya akan membahas program kerja selama perode jabatan berlangsung. Pesan yang di sampaikan hadirnya FPK dapat menjalin kebersamaan, silaturahmi antar sesama etnis, suku yang beragam di kota mejemuk ini tetap kompak dan damai. Tidak ada perpecahan di antara satu dengan yang lain.
“Diharapkan dengan dikukuhkannya FPK Tangsel Periode 2018-2023, kebersamaan semakin terasa dan Kota Tangsel kedepan semakin maju. Selanjutnya akan menyiapkan raker untuk menentukan program kerja kedepan,” ungkap H. Sadri.
Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany dalam sambutanya menyampaikan ucapan selamat baik diri sendiri maupun instansi pemerintah Tangsel. Ia berharap agar dapat menjalankan amanah yang telah dititipkan.
“Melalui pengukuhan ini, saudara-saudara sudah memiliki payung hukum dalam melakukan upaya-upaya pembauran kebangsaan. Saudara-saudara memikul tugas dan tanggungjawab cukup besar seperti yang ditetapkan dalam aturan dan ketentuan perundang-undangan yang belaku dalam menjaga persatuan dan kesatuan,” katanya.
Demikian ia berpesan kepada pengurus yang lama, yang telah mengabdikan diri demi kepentingan masyarakat melalui FPK. Perlu di sadar bahwa Kota Tangsel majemuk butuh semangat bersama dalam meningkatkan rasa pembauran antar etnis. Upaya ini untuk menangkal terjadinya disintegrasi dan konflik-konflik yang bertujuan memecah belah persatuan dan kesatuan.
“Pembentukan FPK diharapkan dapat menciptakan Tangsel yang aman dan rukun sebagai bentuk tekad pemerintah menjaga kebersamaan dan keharmonisan masyarakat,” pesannya.
Kepala Kesbangpolinmas Kota Tangsel, Azhar Samun menjelaskan pembentukan FPK pada intinya bertujuan untuk melibatkan peran serta masyarakat. Juga membantu fungsi pemerintah dalam mewujudkan kerukunan antar suku, budaya dan etnis yang ada di kota Tangsel.
“Hal ini penting mengingat keberagaman suku, budaya dan etnis selain merupakan aset bangsa yang harus dilestarikan. Tapi juga merupakan potensi konflik jika tidak dilakukan pembinaan secara terus menerus dan berkesinambungan,” ujarnya.
Sejarah bangsa sudah memberi pelajaran bahwa berbagai konflik sosial yang pernah terjadi salah satunya karena isu Suku Agama Ras dan Antar golongan (SARA) yang sangat sensitif. Untuk itulah pentingnya kehadiran FPK untuk membantu Pemerintah dan Pemerintah Daerah dalam menjaga kerukunan antar suku, budaya dan etnis sehingga tidak terjadi gesekan yang dapat memicu konflik sosial. (din).

Komentar Anda

comments


Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!