Ratusan Siswa Ikuti Seminar Wawasan Kebangsaan

Diterbitkan  Selasa, 04 / 09 / 2018 22:56 - Berita Ini Sudah :  227 Dilihat

PONDOK AREN- Sedikitnya 500 siswa siswi SMP dari 30 sekolah swasta se gugus 1 Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan, mengelar seminar Pendidikan Karakter bertajuk “Melalui Pendidikan Karakter dan Wawasan Kebangsaan Kita Tingkatkan Prestasi Siswa di Tangsel”. Acara berlangsung di SMP Kristen Penabur Bintaro, Pondok Aren, hadir juga Kak Seto Mulyadi, psikolog anak.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa Politik dan Perlindungan Masyarakat (Kesbangpolinmas) Kota Tangsel, Azhar Samun menegaskan, kegiatan ini upaya membentengi aksi kenakalan kalangan siswa serta mudahnya disusupi hal-hal negatif baik anarkisme serta bahaya narkoba. Pembekalan sangat perlu diberikan, di antaranya wawasan soal kebangsaan.

“Untuk meningkatkan rasa cinta tanah air dan jiwa patriotisme terhadap bangsa dan negara yang saat ini sudah mulai cenderung memudar dikalangan pelajar. Akibatnya mudah dimasuki paham radikalisme dan perpecahan salah satunya indikasi kenakalan remaja dan tawuran antar pelajar,” katanya.

Ditegaskan lagi, yang bertangung jawab terhadap siswa siswa dan kalangan remaja adalah semua pihak. Baik orangtua, pihak sekolah masyarakat serta pemerintah. Kerjasama antar lembaga untuk memperhatikan kondisi siswa-siswa di Tangsel dibutuhkan.

“Harapannya dari kegiatan ini agar para siswa lebih memiliki rasa nasionalisme serta sadar akan dirinya sebagai penerus pemimpin di masa yang akan dating. Memiliki semangat dan handal baik dari intelektual dan rohaninya,”tambah ia.

Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany mengutarakan perlunya memberikan pengarahan bagi siswa siswi untuk memperoleh wawasan kebangsaan sebagai jatidiri sejak masih duduk di bangku sekolah. Ini penting guna mencetak generasi penerus yang handal.

“Hal ini memberikan harapan bahwa sebagai para pelajar, kita senantiasa berupaya menanamkan cinta tanah air dan berusaha untuk mempertahankan keutuhan negara kesatuan republik Indonesia,”pesannya.

Dalam konteks inilah, kegiatan ini diharapkan dapat mendukung dan menguatkan komitmen bersama untuk menanamkan jiwa nasionalime bagi adik pelajar. Sehingga, pada gilirannya upaya dalam penguatan pendidikan wawasan kebangsaan dapat terpelihara kesatuan dan persatuan bangsa.

“Oleh karena itu, saya mengharapkan agar para peserta dapat mengikuti kegiatan ini dengan sebaik-baiknya, sebagai bekal dan pedoman dalam menjalani kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara,” tambah ia.

Untuk itu, harapan yang dicapai melalui kegiatan ini adalah wawasan kebangsaan wajib disampaikan kepada pelajar, sehingga mereka dapat membentengi dirinya dari pengaruh negatif globalisasi. Dampak negatif tersebut antaralain menipisnya rasa kebangsaan dan jiwa patriotisme dikalangan pelajar.

 

“Pelajar supaya menjauhi kenakalan remaja yang kerap terjadi saat ini, seperti tawuran antar pelajar, narkoba , pergaulan bebas, yang mengakibatkan rusaknya moral generasi muda,” terangnya. (din).

Komentar Anda

comments


Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!