648 Bacaleg Aman Dari Gugatan Masyarakat

Diterbitkan  Rabu, 05 / 09 / 2018 22:38 - Berita Ini Sudah :  162 Dilihat

SERPONG-Hingga batas waktu tahapan tanggapan masyarakat terhadap 684 Bakal Calon legislatif yang mendaftar ke Komisi Pemilian Umum (KPU) Kota Tangsel. Tidak ada satu pun Bacaleg yang menerima sanggahan atau tanggapan dari masyarakat.
Artinya hingga batas waktu, kemarin, sebanyak 684 Bacaleg dinyatakan aman. Karena tidak ada masyarakat yang memberikan tanggapan, seperti penggunaan ijazah palsu, terbukti terpidana, dan hal lainnya yang bisa menggugurkan Bacaleg tersebut.
“Tanggapan masyarakat sudah lewat, dan sampai batas waktu akhir itu, kami tidak menerima satu pun tanggapan dari masyarakat atas 684 Bacaleg yang terdaftar dalam Daftar Calon Sementara (DCS). Jadi tidak akan ada perubahan dalam tanggapan masyarakat ini,” ujar Anggota KPU Kota Tangsel, Achmad Mudjahid Zein, kemarin.
Bahkan dari Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Tangsel pun, menurut Mudjahid tidak ada rekomendasi. “Bahkan rekomendasi dari Bawaslu Tangsel pun kami tidak terima. Artinya memang sudah tidak ada tanggapan dari masyarakat terhadap Bacaleg ini,” tambah ia.
Dia juga mengatakan, saat ini pun masih ada satu tahapan lagi sebelum akhirnya ditetapkan menjadi Daftar Calon Tetap (DCT). Yaitu pergantian Bacaleg mulai dari 4 sampai 10 September.
Mudjahid mengatakan, pergantian Bacaleg ini boleh dilakukan apa bila ada Bacaleg yang mengundurkan diri. Dan yang boleh diganti pun, jika yang mengundurkan diri itu perempuan, karena mengurangi kuota perempuan 30 persen.
“Jadi jika ada Bacaleg perempuan mengundurkan diri, dan karena penguduran dirinya itu menganggu keterwakilan 30 persen, maka itu boleh diganti. Kalau laki-laki yang mengundurkan diri itu tidak bisa diganti,” paparnya.
Lanjutnya jika ada Bacaleg yang meninggal dunia. Itu pun boleh diganti dengan Bacaleg yang belum pernah diajukan sebelumnya, dan tidak merubah nomor urut.
“Sampai saat ini pun, kami belum menerima pengajuan pergantian Bacaleg dari partai politik. Kita tunggu nanti sampai batas akhir,” ungkapnya.
Melihat hal itu, Mudjahid menilai sampai tahapan DCT nanti, tidak ada perubahan dari DCS ke DCT. “Semoga saja tidak ada perubahanm dan bisa ditetapkan menjadi DCT,” pungkasnya. (dra).

Komentar Anda

comments


Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!