Siswa SMK Pustek Gelar Pawai Obor-Yayasan Raudhah Al-Gontory Bersama Yatim


Meriahnya Peringatan 1 Muharam

Diterbitkan  Selasa, 11 / 09 / 2018 21:52 - Berita Ini Sudah :  163 Dilihat

SERPONG UTARA-Sekira 2.000 siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Pustek serta warga Kelurahan Pondok Jagung, Serpong Utara menggelar pawai obor saat peringatan 1 Muharam 1440 H, Senin (10/9/) malam.
Pawai obor tersebut dimulai dari SMK Pustek ke Bundaran Alam Sutera dan kembali ke SMK Pustek. Usai pawai obor, ribuan peserta langsung mengikuti Tablig Akbar di halaman SMK Pustek.
Kepala SMK Pustek, Mathodah mengatakan pawai obor dan Tablig Akbar ini digelar untuk lebih mendekatkan para siswa untuk memperdalam agama Islam. Pergantian tahun perlu ada resolusi ke arah lebih baik dari sebelumnya. Sebagai pelajar perlu merencanakan lebih giat lagi menjadi pelajar yang berprestasi, dari sebelumnya. Bagi yang sudah rajin belajar dan berprestasi perlu ditingkatkan kembali.
“Di tahun baru Hijriah ini harus lebih baik dari tahun sebelumnya. Pola hidup di lingkungan, sekolah, di rumah sedikit demi sedikit harus diperbaiki,” tutur Mathodah penuh semangat.
Lebih lanjut Mathodah menjelaskan, peringatan 1 Muharam ini pada hakikatnya adalah mengenang kembali peristiwa hijrah Nabi Muhammad SAW dari Kota Mekah ke Kota Madinah pada 622 Masehi.”Peringatan 1 Muharam ini untuk mengenang hijrah Nabi Muhammad SAW di masa sekarang,” paparnya.
Di tempat lain, Yayasan Raudhah Al-Gontory turut memeriahkan 1 Muharam dengan tema “Lebaran Yatim”. Acara tersebut berlangsung di Yayasan Raudhah Al-Gontory, Reni Jaya, Tangsel berlangsung sejak 16.00 WIB hingga selesai.
Ada sekitar 40 anak-anak yatim dan para Pengurus Yayasan Al-Gontory hadir. Pendiri Yayasan, Al-Ustadz Masrul Syabirin menyampaikan kepada para anak yatim tentang salat. Karena perbedaan Islam dan bukan Islam itu terletak pada salatnya.
Ketu Yayasan, Al-Ustadz Apriliza Muhammad Noer, turut hadir dan membacakan doa saat acara lebaran yatim. Di dampingi oleh Wakil Ketua Yayasan Al-Ustadzah Ghina Puspita, membacakan do’a tahlil.
Perwakilan Dewan Kesenian Banten (DKB) Agus Grave biasa dikenal Bang AG, turut menghibur anak yatim menyanyikan lagu Deen Assalam sebelum memberikan tausiyah. Ia berpesan tentang pentingnya sholat subuh di masjid atau musala. Jangan pernah luma untuk selalu bersalawat atas Nabi Muhammad SAW.
“Semoga kita pun mendapat syafaat dan dicintai oleh Baginda Rasulullah SAW, karena Nabi Muhammad SAW pun sangat mencintai anak-anak yatim,” kata AG.
Keutamaan menyayangi anak yatim sangat besar, untuk itu seandainya diundang oleh anak yatim dalam satu acara, jangan pernah berpikiran ingin mendapatkan amplop. Baik itu artis, tokoh masyarakat atau pejabat. Justru sebaliknya apakah ada amplop yang bisa diberikan kepada anak-anak yatim.
“Justru seharusnya kita balik pola pikir itu, apakah ada amplop yang kita siapkan untuk mereka? Begitu menurut saya, tandasnya. (din).

Komentar Anda

comments


Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!