BPSK : Pengaduan Bidang Properti Tertinggi

Diterbitkan  Rabu, 12 / 09 / 2018 22:02 - Berita Ini Sudah :  171 Dilihat

CIPUTAT-Tingkat kerugian konsumen kota Tangsel  di Tahun 2018 semakin tinggi. Dari data pengaduan konsumen ke Badan Penyelesaian Sengketa  Konsumen (BPSK) Kota Tangsel, pengaduan konsumen terbesar ada di sektor properti dan leasing yang mengalami peningkatan. BPSK Kota Tangsel mencatat, hampir 70 persen pengaduan konsumen terkait property.

Ketua BPSK Tangsel, Kiblatullah, menjelaskan, keluhan pelanggan perumahan. Menurut Kiblat, yang paling banyak di tangani BPSK selama ini ialah keluhan perumahan dan apartemen. Pembelian rumah atau apartemen tidak sesuai dengan yang dijanjikan di awal akad.”Pihak developer janji awalnya seperti ini, ternyata setelah rumah dibeli fasilitas yang dijanjikan tidak ada, itu kan melanggar UU RI No 8 tahun 1999 tentang perlindungan konsumen, bisa dituntut pidana,” terangnya.

Kiblat mengatakan, spesifikasi yang tidak sesuai, dan cindera janji, dia mencontohkan, seperti waktu yang tidak sesuai. “Selesai Desember 2017, namun di 2018 belum serah terima kunci. Kualifikasi bangunan pun tidak sesuai, kedalaman pompa 30 hanya 7 meter dan lainnya,”ungkapnya.

Sementara, masalah leasing, masyarakat kebanyakan mengeluh terkait prosedur yang dilakukan pihak leasing dengan semena-mena menarik kendaraan ditengah jalan tanpa ada pemberitahuan terlebih dahulu.

“Masalah leasing ini banyak sekali aduan masyarakat karena mereka merasa dirugikan, mereka sudah mengangsur namun karena menunggak beberapa bulan pihak lising dengan semena-mena melakukan penarikan kendaraan tanpa pemberitahuan terlebih dahulu, itu kan melanggar aturan,” katanya.(irm)

Komentar Anda

comments


Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!