Bang Ben Mau DPRD Segera Bahas APBD-P

Diterbitkan  Kamis, 13 / 09 / 2018 22:26 - Berita Ini Sudah :  189 Dilihat

SERPONG– Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Anggaran Pendpatan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2018, memasuki tahapan jawaban Walikota terhadap pandangan umum fraksi.

Pada paripurna digelar kemarin, dihadiri oleh Wakil Walikota Tangsel, Benyamin Davnie dan dipimpin langsung Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangsel Moch Ramlie serta Wakil Ketua DPRD Kota Tangsel Moh Saleh.

Dalam paripurna tersebut, Bang Ben, sapaan karib Benyamin Davnie, meminta pihak DPRD bisa segera membahas APBD Perubahan 2018.

“Sekaligus kami berharap agar APBD Perubahan ini dapat segera dibahas untuk disetujui bersama, selanjutnya akan disampaikan kepada Gubernur Banten untuk dievaluasi,” katanya di hadapan para anggota legislatif.

Ketua DPRD Kota Tangsel Moch Ramlie saat menutup paripurna mengatakan, setelah paripurna ini dilanjutkan dengan diserahkan kepada Badan Anggaran (Banang) DPRD Kota Tangsel untuk diperdalam lebih lanjut.

“Selanjutnya akan dibahas lebih dalam lagi oleh Banang, nanti Banang yang akan melihat lebih detail mengenai usulan atau pengajuan anggaran APBD Perubahan 2018,” ujarnya.

Sedangkan terkait jawaban atas pandangan umum fraksi, terutama mengenai pandangan umum fraksi yang menilai capai proyeksi target Pendapatan Daerah yang dinilai belum maksimal, Bang Ben mengatakan, bahwa capaian tersebut sudah mengalami peningkatan.

Pemkot, sambung Bang Ben, sudah melakukan seluruhnya sesuai dengan ketentuan Perundang-undangan, diantaranya Perda Nomor 7 Tahun 2010, Perda Nomor 6 Tahun 2012 tentang restribusi daerah pada bidang perhubungan, komunikasi, dan informatika, dan Perda Nomor 9 Tahu 2014 tentang retribusi daerah

“Kami juga telah memperhatikan data potensi pajak daerah dan retribusi daerah, serta telah memperhatikan pertumbuhan ekonomi pada 2018 ini, yang berpengaruh pada target pendapatan pajak dan retribusi. Sehingga realisasi penerimaan pajak daerah mengalami peningkatan,” ungkap Ban Ben.

Ia juga menangapi pandangan Fraksi Hanura yang mempertanyakan terkait penurunan Pendapatan Daerah yang bersumber dari pajak hiburan, retribusi jasa usaha, dan lain-lainnya.

“Dijelaskan mengenai pandangan Fraksi Hanura, penyebab penurunan pajak hiburan karena adanya penurunan tarif pada pajak hiburan tontonan, dan ketangkasan. Sedangkan pada beberpaa jenis pajak hiburan lainnya terjadi penurunan tingkat kunjungan,” katanya.

Bang Ben memastikan semua pandangan umum tersebut merupakan masukan positif bagi Pemkot Tangsel dalam merumuskan APBD Perubahan 2018 ini. (dra)

Komentar Anda

comments


Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!