Truk Crane Terperosok, 6 Jam Jalan Serua Lumpuh

Diterbitkan  Kamis, 13 / 09 / 2018 22:27 - Berita Ini Sudah :  209 Dilihat

TRUCK KEPEROSOK: Kendaraan Truk kontainer pengangkut alat berat crane, untuk pengerjaan proyek pembangunan tol Serpong – Kunciran terperosok dan melintang menutupi dua jalur badan jalan di Jalan Raya Serua, Ciputat, Kamis (13/9/). Pengemudi truk, Naryadi (44), mengaku jika kendaraannya hilang keseimbangan saat menghindari satu penggendara motor yang nekat memotong jalur di hadapannya.

 

CIPUTAT- Truk yang mengangkut alat berat crane dengan nomor polisi B 9854 UEK terperosok hingga menutup ruas jalan di Jalan Serua Kelurahan Serua, Ciputat, Tangerang Selatan (Tangsel), Kamis (13/9) pagi. Hingga Pukul 15.30 WIB, kondisi truk belum dievakuasi dan masih melintangi jalan 2 arah menuju Serpong-Ciputat.

Truk yang terperosok itu mengalami kerusakan di bagian ban belakang. Beruntung saat kejadian yang sejak pukul 05.00 WIB pagi, truk tak sempat oleng dan menyenggol bangunan-bangunan di sepanjang jalan. Dari lokasi, beberapa petugas Dishub dan polisi lalu lintas berupaya mengalihkan arus pengendara yang menuju Ciputat atau Serpong. Para pengguna jalan pun diminta agar menggunakan jalur alternatif untuk menghindari penumpukan kendaraan.

Pengemudi truk, Naryadi (44), mengaku kondisi demikian akibat kendaraannya hilang keseimbangan saat menghindari satu penggendara motor yang nekat memotong jalur di hadapannya. Padahal, 2 orang kenek truk telah menahan arus lalu lintas agar berhenti sementara saat kontainer melalui jalur itu.

“Saya sudah di posisi aman untuk berjalan pada posisi yang tepat, namun saya kaget tiba-tiba masuk motor Yamaha N-Max dengan pengemudi yang menggunakan jaket hitam,” jelasnya.

Menghindari laju sepeda motor didepannya itu, kemudian Naryadi memilih banting stir ke kanan, hingga mengakibatkan roda ban bagian belakang terperosok masuk saluran air. Kesulitan mengangkat ban belakang itulah yang menyebabkan hingga sore belum juga dilakukan evakuasi.

“Untung saya reflek, hingga tidak terjadi benturan. Tapi akibatnya semua roda belakang pengangkut Bore Pile ini amblas ke saluran air, hingga sulit diangkat” imbuhnya.

Berdasarkan keterangan penjaga warung di sekitar lokasi, Awi, truk tersebut sudah jeblos ke saluran air sejak pukul 05.00 WIB. Awi pun harus terbangun dari tidurnya, karena mendengar suara truk terperosok.

Dika, petugas Disbub Tangsel mengatakan, pengendara bisa melintasi Jalan Perumahan Bukit Nusa Indah dan jalan alternatif Bambu Apus, Pamulang, guna menghindari Jalan Raya Serua. “Pengendara kami arahkan untuk melintasi jalan Perumahan dan jalan Bambu Apus,” ucap dia.

Selain jalan tersebut, pengendara roda dua atau motor bisa mencari jalan alternati. “Kalau motor masih gampang, ada banyak jalan tikus,” katanya.

Terpantau, pengguna jalan juga melintasi akses jalan menuju SMAN 9 Tangsel untuk menghindari adanya truk yang melintang. Sementara ada pengendara roda empat yang tak mengindahkan imbauan petugas akan memutar balik di dekat titik truk yang melintang.“Biarin aja, sudah dibilangin malah tetap ngeyel,” ujar seorang warga yang ikut mengatur lalu lintas.(irm)

 

 

 

Komentar Anda

comments


Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!