Ini Rekayasa Lalu Lintas Pawai Taaruf MTQ IX

Diterbitkan  Jumat, 14 / 09 / 2018 21:47 - Berita Ini Sudah :  258 Dilihat

PAWAI MTQ: Sejumlah pengendara terlihat melintas di dekat spanduk terkait dengan kegiatan Pawai Ta’aruf MTQ IX tingkat Kota Tangerang Selatan di kawasan Jalan Siliwangi, Pamulang, Jumat (14/9). Pawai MTQ yang akan di mulai pada tanggal 17 September 2018 tersebut di imbaukan kepada pengguna jalan agar menggunakan jalur Alternatif lain.

PAMULANG– Dinas Perhubungan Kota Tangerang Selatan punya rencana rekayasa lalu lintas untuk Pawai Taaruf Musabaqah Tilawatul Quran (MTQ) Kota Tangsel IX. Rekayasa lalin tersebut untuk memastikan perjalanan pawai taaruf MTQ IX, Senin (17/9), sukses terkendali. Pasalnya, perhelatan pawai ini bakal diikuti lebih 11 ribu orang. Oleh karenanya, perlu dipersiapkan matang terutama lalu lintasnya.

Pawai Taaruf diperkirakan akan membutuhkan durasi waktu sekitar dua jam yakni mulai pukul 07.45 WIB hingga 10.00 WIB dari titik kumpul di Villa Dago Pamulang dua kilometer dari panggung kehormatan depan ruko Vila Pamulang, persisnya sebrang utara Kecamatan Pamulang.

Diungkapkan Kabid, Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kota Tangsel, H Ika, Selepas itu jalanan akan kembali lengang dan pengendara akan lebih leluasa berkendara.

Pukul 06.30 WIB, persiapan peserta pawai mulai berkumpul, baik dari organisasi perangkat daerah, perwakilan kecamatan, berbagai instansi pendidikan, organisasi kemasyarakatan, organisasi pengajian bulanan ibu-ibu organisasi wanita dan berbagai lembaga lain meramaikan gelaran pawai taaruf. Peserta mengekor ke dalam perumahan Vila Dago. Sedangkan bagian depan berlokasi di pinggir gerbang depan Jalan Siliwangi.

“Kami menyiapkan sekitar seratus personel untuk berjaga-jaga di sepanjang jalan Siliwangi dan titik-titik yang berpotensi terjadi kepadatan. Dari observasi lapangan beberapa hari ini kami menemukan kepastikan tidak akan ada kepadatan terlalu tajam, meski ada kepadatan namun kendaraan akan tetap bergerak,” kata H Ika.

Ada titik-titik yang ditengarai bakal jadi problem. Pertama, bundaran Pamulang depan Unpam. Kedua, penyempitan jalan di pintu air Situ Tujuh Muara. Bundaran Pamulang ini menjadi titik sentra utama. Aksesnya banyak arah baik yang mau ke arah Vila Pamulang, Ciputat dan Jakarta Jalan Pajajaran, atau yang mengarah ke Pondok Cabe Jalan Dr Setia Budi dan Bojongsari Depok melalui akses semua melintasi bundaran.

“Pasti dapat terurai petugas siap mengatur lalu lintas baik yang mengarah ke Setu dan Pamulang dua meski di Pintu Air ada penyempitan petugas mengalihkan jalur ke arah kiri, Perumahan Witana Harja sampai ke Vila Pamulang parakan,” tambah ia.

Demikian juga di jalan DR Setia Budi, mengarah ke perempatan Gaplek. Titik ini dipastikan tidak ada antrian panjang kendati di sepanjang jalan ada dua jembatan yang tengah dibongkar dan peninggian badan jalan. Jarak lokasi dengan bunderan terpaut jauh, sehingga ekor antrian tidak akan sampai ke bundaran Pamulang. Sebelum tiba dipenyempitan jalan, pengendara sudah berbelok lebih dahulu diarahkan petugas di lapangan.

“Secara otomatis, pengendara dari arah Pamulang dua menuju Ciputat akan lancar meski pada sisi sebelah utara sepanjang jalan dipenuhi peserta pawai taaruf. Jalan Siliwangi terbilang cukup lebar jika dibagi menjadi dua jalur sisi sebelah selatan masih bisa dilalui pengendara,” imbuhnya.

Pagi peserta pawai taaruf, bisa memarkir di Vila Dago dan ruko-ruko di belakang pangung kehormatan. Biasanya peserta pawai, tidak membawa kendaraan sendiri, mereka didrop oleh para supir, setelah pawai selesai akan dijemput kembali. Alur ini lebih menekan kepadatan arus lalu lintas di lokasi.

Camat Pamulang Deden Juardi menyatakan, segala persiapan di lapangan sudah matang, Halaman arena utama tinggal menunggu pemasangan panggung, termasuk 13 arena para kafilah tampil dari semua cabang perlombaan. Dari 13, 11 di antaranya berada di Kelurahan Pamulang Barat, dua di antaranya Kelurahan Benda Baru Masjid Al-Kautsar Vila Dago dan Pondok Benda Masjid An Nur.

Tempat pemondokan khafilah telah disiapkan di tujuh titik di seputaran Pamulang yakni tidak jauh dengan arena utama. Panitia lokal Kecamatan Pamulang sengaja menyediakan pemondokan dekat dengan arena utama supaya lebih mempermudah peserta menjangkau semua arena hingga mobilitas akan lebih cepat.

Arus kendaraan saat pelaksanaan pawai taaruf pun sudah diatur oleh Dinas Perhubungan dan jajaran Polsek Pamulang serta Polres Tangsel. Jarak star pawai di Vila Dago kurang lebih 2 kilometer sampai pangung kehormatan dipastikan akan tertib. Satu jalur arah Utara dipergunakan peserta pawai, sedangkan jalur selatan untuk kendaraan dari Ciputat menuju Pamulang-Setu atau sebaliknya Setu menuju Pamulang Ciputat. (din)

 

 

 

 

 

Komentar Anda

comments


Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!