Dua Pelaku Penjambret Mahasiswi UIN Diamankan

Diterbitkan  Minggu, 16 / 09 / 2018 20:44 - Berita Ini Sudah :  747 Dilihat

CIPUTAT-Tim Vipers Polres Tangerang Selatan berhasil membekuk pelaku penjambretan ponsel dengan korban mahasiswi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, kemarin.
Saat dikonfirmasi, Kasat Reskrim Polres Tangsel, AKP Alexander Yurikho menerangkan pelaku penjambretan berjumlah dua orang; IM (25) sebagai joki dan AM (17) sebagai eksekutor.
Tak saja terhadap dua pelaku AM yang bertindak selaku eksekutor dan IM, joki, Polisi juga berhasil mengamankan seorang pemilik kios handphone yang bertugas sebagai penadah barang curian tersebut. “Eksekutornya adalah anak dibawah umur berinisial AM, rekanya IM adalah joki,” ucapnya. Minggu (16/9)
Seperti diberitakan  sebelumnya, Senin (3/9), Indah Maulidia (19) mahasiswi Fakultas Kedokteran UIN Jakarta, dijambret dan diambil ponselnya saat di perjalanan pulang di samping kampusnya, Jalan Raya Pisangan, Pisangan, Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).
Indah juga sempat tarik menarik saat sang jambret tak cukup hanya mendapatkan ponselnya, dan hendak merebut juga tas Indah, hingga mahasiswi semester tiga itu baku hantam dan terseret di aspal sejauh tiga meter.
AKP Alexander menjelaskan kedua pelaku ditangkap di Jalan Gotong Royong, Pondok Cabe Udik, Pamulang, Tangsel, lingkungan rumah pelaku Ismail. Kedua pelaku itu pun menjelaskan ponsel hasil jambretan sudah dijual di Audya Ponsel milik Rudi Suryadi (36) di daerah Pondok Cabe, Pamulang.
Selain lokasi konter penadah ponsel jambretan yang lokasinya tidak jauh dari tempat penjambretan, rumah pelaku Ismail yang juga tempat penangkapannya dan AM, cukup dekat dengan lokasi penjambretan, tidak sampai tujuh kilometer, alias bukan orang jauh.
Dari penangkapan itu pun polisi dapati satu ponsel pintar hasil jambretan dan motor matic yang digunakan untuk menjambret sebagai barang bukti. “Barang bukti satu unit HP merek Oppo dan sepeda motor Mio J nomor polisi B 6964 ZHB,” Jelasnya.
Dua pelaku dijerat pasal 365 KUHPidana tentang pencurian dengan kekerasan, sedangkan sang penadah ponsel hasil jambret dijerat pasal 480 KUHPidana.(irm)

Komentar Anda

comments


Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!