Antusias Anak Tangsel Untuk Bikin KIA Tinggi

Diterbitkan  Rabu, 26 / 09 / 2018 22:15 - Berita Ini Sudah :  253 Dilihat

ANTRI. Anak-anak rela antri di Kantor Disdukcapil untuk membuat Kartu Identitas Anak (KIA).

SERPONG-Antusias anak-anak di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) untuk datang membuat Kartu Identitas Anak (KIA) di Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) tinggi.

Ini terlihat setelah, Disdukcapil membuka jalur mandiri dengan quota terbatas, dari mulai Pukul 12.00 hingga 16.00 Wib, setiap harinya di jam kerja. Pelayanan pembuatan KIA ini dipisahkan dengan pelayanan pembuatan dokumen kependudukan lainnya.

Ini terlihat dari antrian anak-anak yang didampingi orangtua mereka masing-masing pada Rabu (26/9). Mereka rela panas-panasan pulang dari sekolah untuk membuat KIA di kantor Disdukcapil Tangsel.

Kepala Seksi Inovasi Pelayanan pada Bidang Pemanfaatan data dan inovasi pelayanan pada Disdukcapil, Mega Putri menjelaskan, sudah dua minggu ini Disdukcapil membuka pelayanan mandiri untuk pembuatan KIA di Disdukcapil. “Sejak dibuka pelayanan, antusias anak untuk memiliki KIA tinggi, mereka datang untuk memiliki KIA dan mendapatkan diskon di beberapa gerai produk yang bekerjasama dengan Disdukcapil, seperti restoran siap saji, toko buku,”ungkapnya.

Mega menjelaskan, pembukaan pelayanan pembuatan KIA ini berlangsung pukul 12.00 hingga 16.00 wib. “Antrian dibuka setelah jam makan siang, anak-anak setelah pulang sekolah bisa datang untuk merekam KIA bagi usia 5 tahun keatas, dan untuk anak-anak dibawah 5 tahun dia membuat tanpa harus merekam. Usia anak yang dapat membuat KIA ini yakni diusia 0-17 kurang satu hari bisa membuat KIA,”katanya sambil mengatakan, antrian ditutup ketika sudah mencapai 50 anak per harinya.

Mega menjelaskan, anak-anak ini dengan semangatnya membuat KIA, karena mereka mengetahui manfaatnya untuk mereka. “Saat ditanya, kenapa bikin KIA, mereka jawab biar dapat diskon di KFC dan Toko buku,”ungkapnya.

Lanjutnya, untuk pelayanan KIA ini saja bisa dikisaran 80 anak yang mengantri untuk membuat KIA. Mega menghimbau kepada anak-anak yang belum mempunyai KIA bisa datang ke Disdukcapil untuk membuat KIA, dengan persyaratan permohonan membuat KIA dengan melampirkan fotokopi kartu keluarga (KK) dan akta kelahiran. “Bagi anak-anak yang sudah mempunyai KIA, berarti data kependudukan mereka sudah tercatat dengan valid, sehingga ketika ingin masuk sekolah anak-anak ini tidak perlu repot-repot merubah data kependudukan, karena data mereka sudah tercatat dengan baik,”jelasnya.

Sementara, Muhamad Farel, siswa SDN Cilenggang 4, sangat senang bisa memiliki KIA. “Yes akhirnya aku punya KTP anak, bisa dapat diskon kalau makan di restoran cepat saji dan toko buku,”ungkap anak yang berusia 7 tahun tersebut.

Farel sangat bangga ketika memegang kartu tersebut. “Semoga kolam renang dan lainnya bisa juga diskon, jadi enak kalau kemana-mana dapat diskon,”singkatnya.(irm)

 

 

Komentar Anda

comments


Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!